Pemprov DKI Bantu Penuh Keluarga Affan Kurniawan dan Korban Unjuk Rasa Jakarta

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan Pemprov DKI menanggung biaya korban unjuk rasa dan memberi bantuan penuh untuk keluarga Affan Kurniawan. (Dok-Kominfo DKI JKT)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan Pemprov DKI menanggung biaya korban unjuk rasa dan memberi bantuan penuh untuk keluarga Affan Kurniawan. (Dok-Kominfo DKI JKT)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemprov DKI memberikan bantuan penuh kepada keluarga Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang tewas dalam insiden unjuk rasa. Bantuan mencakup perawatan rumah sakit hingga proses pemakaman di TPU Karet Bivak.

“Pemprov hadir untuk mendampingi sejak rumah sakit, rumah duka, hingga pemakaman,” ujar Pramono di Balai Kota, Jumat (29/8/2025).

Pada pagi harinya, Pramono juga melayat ke rumah duka Affan dan berdialog dengan keluarga. Ia menegaskan Pemprov memberikan bantuan finansial serta dukungan pendidikan. “Selain KJP, kami siapkan bantuan lain untuk keluarga ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Ahok Soroti Pencopotan Direksi Pertamina, Dorong Jaksa Periksa Erick Thohir dan Jokowi

Selain keluarga Affan, Pemprov DKI juga menanggung penuh biaya perawatan 38 korban luka yang dirawat di berbagai rumah sakit. “Seluruh biaya pengobatan ditanggung Pemprov,” kata Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban. “Keamanan dan kenyamanan Jakarta harus jadi prioritas,” tegasnya.

Baca Juga :  Ngopi Kamtibmas Polsek Koja, Jaga Lingkungan dari Curanmor dan Tawuran

Ia menjelaskan Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Forkopimda untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Di sisi lain, sejumlah sekolah memilih meliburkan kegiatan belajar mengajar demi keselamatan siswa.

“Kalau ada permintaan sekolah, bisa dilakukan pembelajaran dari rumah. Namun sebagian besar sekolah tetap berjalan normal,” jelas Pramono. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov
Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir
Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:43 WIB

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:31 WIB

Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Berita Terbaru