Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Paket Ganja 5,8 Kg Terbongkar di Banyuwangi, Polisi Ungkap Sindikat dari Dalam Lapas. (Posnews/Ist)

Paket Ganja 5,8 Kg Terbongkar di Banyuwangi, Polisi Ungkap Sindikat dari Dalam Lapas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali membongkar jaringan peredaran ganja lintas provinsi yang diduga beroperasi selama hampir satu tahun.

Tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba dan Satgas NIC menyita 5.830 gram ganja yang dikirim dari Sumatera ke Jawa Timur melalui jasa ekspedisi dan menangkap tiga tersangka di Banyuwangi dan Malang pada 13-14 Juni 2026.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengungkapkan, penyidik menemukan indikasi kuat bahwa jaringan tersebut menjalankan bisnis narkoba secara terorganisir dan diduga dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC lebih dulu mendeteksi paket mencurigakan yang dikirim ke Banyuwangi melalui perusahaan ekspedisi.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menerapkan metode controlled delivery untuk mengidentifikasi penerima paket.

Pada Sabtu (13/6/2026) malam, tim menangkap Chandra Maulidiyanto saat menjemput kardus cokelat berisi ganja di pos keamanan PT Energi Lautan Nusantara (ELN), Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

Penyidik menyita ganja seberat 5,83 kilogram dari paket tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, Chandra mengaku menjalankan tugas sebagai kurir penjemput dan pengirim paket atas perintah seseorang di Malang. Ia menerima bayaran Rp200 ribu hingga Rp350 ribu untuk setiap pengiriman.

Baca Juga :  Pencuri Gasak Sepeda Saat Warga Salat Tarawih di Depok, Aksinya Terekam CCTV

Polisi Ringkus Perekrut Kurir dan Pengelola Keuangan

Penyidik langsung mengembangkan kasus ke Kota Malang.

Pada Minggu (14/6/2026) dini hari, tim menangkap Firsandy Maulidani di kawasan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing.

Tak lama kemudian, petugas menangkap Fariz Cahya Septian yang berperan sebagai pengelola keuangan sekaligus kurir distribusi jaringan.

Firsandy mengakui dirinya merekrut kurir, mengatur penerimaan paket, serta mengoordinasikan distribusi ganja sesuai arahan pengendali jaringan.

Sementara itu, Fariz mengelola aliran dana hasil transaksi narkoba dan membayarkan upah kepada para kurir yang terlibat dalam pengiriman.

Penyidik selanjutnya mengungkap fakta baru. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seorang narapidana berinisial ABID yang menjalani hukuman di Lapas Kelas I Malang diduga mengendalikan jaringan tersebut dari balik jeruji besi.

ABID diduga mengatur pembelian ganja, pengiriman barang, distribusi ke konsumen, hingga pembagian keuntungan jaringan.

Kepada penyidik, ABID mengaku menjalankan bisnis ganja sejak Agustus 2025 hingga Juni 2026.

Selama periode tersebut, jaringan itu diduga melakukan sekitar 20 hingga 30 kali pengiriman dengan berat paket bervariasi antara 2 kilogram hingga 5 kilogram.

Sindikat Manfaatkan Jalur Padang–Banyuwangi–Malang

Penyidik mengungkap mayoritas pasokan ganja berasal dari Sumatera, terutama wilayah Padang dan sekitarnya.

Baca Juga :  Tragis, Mahasiswi Asal NTT Dibunuh Remaja 16 Tahun di Kos Ciracas

Para pelaku memanfaatkan jasa ekspedisi untuk menyamarkan pengiriman sebelum meneruskan barang ke Banyuwangi dan Malang.

Modus tersebut membuat paket narkoba tampak seperti kiriman biasa sehingga lebih sulit terdeteksi aparat.

Selain ganja, polisi menyita ponsel, kartu ATM, rekening bank, dompet digital, dan dokumen transaksi yang diduga terkait jaringan tersebut.

Bareskrim Kejar Pemasok dan Telusuri Aliran Uang

Bareskrim Polri kini mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan jaringan tersebut.

Penyidik telah mengidentifikasi sejumlah rekening perbankan dan akun dompet digital yang diduga menjadi sarana transaksi hasil penjualan ganja.

Selain memburu pemasok utama, polisi juga menelusuri aliran dana untuk mengungkap pihak yang menikmati keuntungan dari bisnis narkoba tersebut.

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan jajarannya akan terus mengembangkan perkara hingga seluruh jaringan berhasil dibongkar.

“Kami akan memburu seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemasok, pengendali jaringan, kurir, hingga pihak yang menikmati hasil kejahatan narkotika ini,” tegas Eko.

Saat ini, penyidik masih memeriksa para tersangka secara intensif. Sementara itu, petugas telah mengamankan seluruh barang bukti dan mengirimkannya ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan
49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan
Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:26 WIB

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB