Polisi Tangkap Pengendara PCX Bawa Obat Keras Saat Razia di Tamansari

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Metro Tamansari memeriksa pengendara saat razia dini hari dan mengamankan seorang pria yang membawa obat keras Tramadol dan Hexymer tanpa izin. (Posnews/Ist)

Petugas Polsek Metro Tamansari memeriksa pengendara saat razia dini hari dan mengamankan seorang pria yang membawa obat keras Tramadol dan Hexymer tanpa izin. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polsek Metro Tamansari kembali menggencarkan razia malam untuk menekan kriminalitas dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Dalam operasi yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026) dini hari, polisi mengamankan seorang pria yang membawa belasan butir obat keras tanpa izin.

Petugas menggelar razia stasioner di Jalan Pangeran Jayakarta, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, tepatnya di depan Gedung Worcas Group.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas menjalankan operasi mulai pukul 01.00 WIB hingga 02.30 WIB dengan menyasar pelaku kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, dan barang terlarang lainnya.

IPTU Sholikul H. memimpin langsung razia tersebut dengan dukungan personel Polsek Metro Tamansari dan Unit Lalu Lintas.

Polisi Amankan Pembawa Tramadol dan Hexymer

Saat memeriksa kendaraan yang melintas, petugas menghentikan seorang pengendara sepeda motor Honda PCX berinisial R.S.

Baca Juga :  Lautan Merah Putih di Bundaran HI! Ribuan Warga Meriahkan HUT RI ke-80, Kapolri Turun Langsung

Petugas kemudian memeriksa R.S. dan menemukan enam butir Tramadol serta enam butir Hexymer dalam penguasaannya.

Karena tidak bisa menunjukkan resep dokter maupun dokumen resmi, R.S. langsung menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Metro Tamansari.

Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan polisi rutin menggelar razia untuk mencegah kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkotika, peredaran obat keras tanpa izin, dan berbagai gangguan kamtibmas lainnya.

“Dalam operasi kali ini, petugas menemukan seorang pria yang membawa Tramadol dan Hexymer tanpa dokumen yang sah,” kata Bobby, Kamis (18/6/2026).

Polisi Selidiki Asal-usul Obat Keras

Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Egy Irwansyah menjelaskan bahwa Tramadol dan Hexymer termasuk obat keras golongan daftar G yang penggunaannya harus mengikuti resep dokter dan pengawasan tenaga medis.

Baca Juga :  Ayah Kandung Cabuli Anak hingga Hamil, Polisi Buru Pelaku yang Menghilang di Jakarta Utara

Menurut Egy, banyak pihak masih menyalahgunakan obat keras untuk kepentingan yang melanggar hukum dan membahayakan kesehatan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan obat keras tanpa izin. Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga dapat berujung pada proses hukum,” ujar Egy.

Saat ini, penyidik terus memeriksa R.S. untuk mengungkap asal-usul dan tujuan kepemilikan obat keras tersebut.

Polsek Tamansari Tingkatkan Razia Malam

Polsek Metro Tamansari akan terus meningkatkan patroli dan razia malam di sejumlah titik rawan untuk menekan peredaran obat-obatan terlarang, aksi kriminalitas jalanan, dan berbagai gangguan keamanan lainnya.

Selain itu, polisi juga mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Barat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur
Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung
Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay
Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Berita Terbaru

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB