Kemendag Perluas Ekspor UMKM Perempuan Lewat Program Dari Lokal untuk Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan dukungan bagi UMKM perempuan Indonesia agar mampu menembus pasar global dalam Forum Diskusi Ekonomi Restoratif di Jakarta. (Posnews/Ist)

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan dukungan bagi UMKM perempuan Indonesia agar mampu menembus pasar global dalam Forum Diskusi Ekonomi Restoratif di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, mendorong produk lokal karya perempuan Indonesia menembus pasar global.

Menurutnya, perempuan memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi nasional melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pernyataan itu disampaikan Wamendag Roro saat menjadi panelis dalam Kunstkring Dialogue: Forum Diskusi Ekonomi Restoratif di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika kita memberdayakan perempuan, kita juga memberdayakan satu generasi. Karena itu, pemberdayaan perempuan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Roro.

Perempuan Dominasi UMKM Indonesia

Roro mengungkapkan lebih dari 60 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan.

Sementara itu, sektor UMKM menyumbang 60,51 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), menyerap 96,92 persen tenaga kerja, dan berkontribusi 15,65 persen terhadap ekspor nasional.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Jaringan Emas Ilegal Rp25,9 Triliun, Tiga Tersangka Dijerat TPPU

Selain itu, produk yang dihasilkan perempuan Indonesia memiliki nilai tambah berupa kearifan lokal, identitas budaya, dan prinsip keberlanjutan yang diminati pasar internasional.

“Produk karya perempuan Indonesia sering mencuri perhatian dalam berbagai pameran internasional. Potensi ini harus terus kita dorong agar mampu menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Kemendag Buka Jalan ke Pasar Global

Untuk memperluas pasar, Kemendag menjalankan program Dari Lokal untuk Global.

Melalui jaringan Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kemendag aktif mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli dari berbagai negara melalui program business matching.

Selain itu, pemerintah juga memperluas akses pasar melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional guna membuka peluang ekspor yang lebih besar bagi produk UMKM, termasuk usaha yang dikelola perempuan.

Baca Juga :  Serangan Udara Pakistan Tewaskan 400 Orang, Islamabad Bantah Target Sipil

Desa Bisa Ekspor, Peluang Makin Terbuka

Di sisi lain, Kemendag terus mengembangkan program Desa Bisa Ekspor.

Hingga saat ini, Kemendag bersama mitra strategis telah memetakan 2.616 desa dan menetapkan 787 desa sebagai desa siap ekspor.

Program tersebut membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha daerah, termasuk perempuan yang menjadi penggerak ekonomi lokal.

Kolaborasi Jadi Kunci

Roro menegaskan perempuan yang memperoleh akses pasar lebih luas akan memberikan manfaat tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga keluarga, komunitas, dan generasi berikutnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi untuk membangun ekosistem pemberdayaan perempuan sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Indonesia di pasar dunia.

“Ketika perempuan berkembang, manfaatnya dirasakan oleh banyak pihak. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci untuk memperkuat ekonomi dan membawa produk Indonesia semakin mendunia,” pungkasnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kreator Indonesia Raup Peluang Rp17 Miliar di Pameran Seoul 2026
Budi Santoso Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Sistem Perdagangan BRICS
Mendag Budi Santoso Dorong Sistem Perdagangan Berbasis Aturan untuk UMKM
Indonesia dan Mesir Percepat Perundingan Dagang PTA dan FTA
Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia
Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Nilainya Rp232 Juta
Camilan Asal Tangerang Tembus Arab Saudi, Ekspor Perdana Bernilai Rp288 Juta
IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Kreator Indonesia Raup Peluang Rp17 Miliar di Pameran Seoul 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Budi Santoso Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Sistem Perdagangan BRICS

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Mendag Budi Santoso Dorong Sistem Perdagangan Berbasis Aturan untuk UMKM

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Indonesia dan Mesir Percepat Perundingan Dagang PTA dan FTA

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Berita Terbaru

Ukraina dan Rusia saling tuduh melancarkan serangan mematikan pada Minggu, sementara Presiden Volodymyr Zelenskyy menyebut Moskow mengancam. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina dan Rusia Saling Tuduh Serangan Mematikan

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:08 WIB

Presiden AS Donald Trump menuntut Iran membayar kompensasi atas korban jiwa akibat perang, serangan, dan aksi protes, langkah yang berpotensi mempersulit upaya pembukaan kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kesepakatan Oman soal Selat Hormuz Memasuki Tahap Akhir

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:00 WIB

Eropa Barat mengalami periode Juni-Juli terpanas yang pernah tercatat akibat perubahan iklim, memicu gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Eropa Barat Catat Juni-Juli Terpanas Sepanjang Sejarah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:48 WIB