Jepang Terus Hukum Rusia dan Sokong Rekonstruksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen kuat Tokyo. Jepang melanjutkan sanksi keras terhadap Rusia dan mempererat kerja sama taktis rekonstruksi bersama Ukraina. Dok: Istimewa.

Komitmen kuat Tokyo. Jepang melanjutkan sanksi keras terhadap Rusia dan mempererat kerja sama taktis rekonstruksi bersama Ukraina. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Jepang menegaskan komitmen kuat untuk terus membantu Ukraina. Tokyo juga akan mempertahankan sanksi ekonomi terhadap Rusia demi mewujudkan perdamaian abadi.

Pertemuan Strategis Motegi dan Sybiha di Tokyo

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menggelar pertemuan di Tokyo. Ia menyambut hangat Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha hari Rabu.

Kedua menteri sepakat mempererat hubungan bilateral bidang keamanan. Motegi menegaskan posisi keras Jepang terhadap invasi Rusia.

Jepang menolak segala upaya pengubahan status quo secara paksa. “Kami berdiri bersama rakyat Ukraina,” ujar Motegi saat konferensi pers.

Restorasi Warisan Dunia Kyiv-Pechersk Lavra

Tokyo akan membantu restorasi biara sejarah Kyiv-Pechersk Lavra. Serangan udara Rusia merusak situs warisan dunia tersebut Juni lalu.

Jepang menyalurkan bantuan pemulihan melalui lembaga kebudayaan PBB (UNESCO). Penyelamatan situs sejarah ini menjadi prioritas diplomasi kebudayaan Jepang.

Sinergi Teknologi Drone dan Pengalaman Bencana

Sybiha menawarkan kerja sama teknologi drone tempur kepada Jepang. Ukraina memiliki pengalaman perang udara yang sangat kaya.

Ia juga memperingatkan bahaya aliansi militer Rusia dan Korea Utara. Sinergi militer tersebut mengancam keamanan wilayah Eropa dan Asia.

Baca Juga :  WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional

Kedua negara juga saling bertukar pengalaman pemulihan pascabencana. Ukraina mempelajari metode rekonstruksi bencana tsunami Jepang tahun 2011. Sebaliknya, Jepang menyerap pelajaran pertahanan dari medan perang Ukraina.

Beasiswa Pendidikan untuk Pejabat Muda Ukraina

Jepang juga mengucurkan bantuan hibah sebesar 81 juta yen. Bantuan finansial tersebut menyokong pendidikan tinggi pemuda Ukraina.

Para pejabat muda akan menempuh studi pascasarjana di Jepang. Program ini bertujuan membangun kapasitas birokrasi masa depan Ukraina. Sebelum mengunjungi Tokyo, Sybiha melakukan pembicaraan diplomatik di Seoul.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX
Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan
Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard
Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis
Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal
Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit
Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat
Parlemen Australia Helen Haines Kehilangan Kaki Mobil

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal

Berita Terbaru

Attack Shark resmi merilis mouse gaming R5 Turbo dari bahan carbon fiber berbobot 43 gram dengan sensor PixArt 60.000 DPI dan polling rate 8.000 Hz. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Attack Shark Rilis Mouse Gaming Carbon Fiber R5 Turbo

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:58 WIB

Nintendo meluncurkan revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai mudah lepas. Simak pembongkaran komponen layar LCD, motherboard, dan RAM. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Rilis Switch 2 di Eropa dengan Baterai Mudah Lepas

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:56 WIB