Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rusia membebaskan pensiunan guru asal AS Stephen Hubbard usai negosiasi Presiden Vladimir Putin dan utusan AS Steve Witkoff. Dok: Istimewa.

Rusia membebaskan pensiunan guru asal AS Stephen Hubbard usai negosiasi Presiden Vladimir Putin dan utusan AS Steve Witkoff. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, ST. PETERSBURG – Pemerintah Rusia resmi membebaskan pensiunan guru asal Amerika Serikat Stephen Hubbard dari tahanan penjara pada Rabu.

Aparat Rusia membawa pria berusia 74 tahun itu menuju St. Petersburg sebelum menerbangkannya kembali ke kampung halaman.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keputusan pembebasan tersebut saat bertemu langsung dengan utusan khusus Amerika Serikat Steve Witkoff.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Witkoff memuji keputusan Putin dan menyebut langkah diplomatik tersebut sebagai bagian dari dialog perdamaian konflik Ukraina.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa Putin menyetujui pembebasan Hubbard atas permintaan pribadi Presiden AS Donald Trump.

Faktor kondisi kesehatan Hubbard yang memburuk turut menjadi pertimbangan utama pihak Rusia dalam mengambil keputusan pembebasan tersebut.

Baca Juga :  Premier Ontario Balas Dekrit Lake America Trump

Persiapan Pembahasan Tripartit AS Rusia Dan Ukraina Pada November Mendatang

Usai pertemuan di St. Petersburg, Witkoff melanjutkan perjalanan ke Oslo untuk bertemu para pemimpin Eropa serta pejabat Ukraina.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere mengonfirmasi rencana penyelenggaraan pertemuan tripartit tingkat tinggi pada pertengahan November mendatang.

Pertemuan penting tersebut bakal melibatkan utusan resmi Washington, Moskow, serta Kyiv untuk membahas struktur keamanan pascakonflik.

Trump menegaskan melalui media sosial bahwa pemerintah AS berhasil membebaskan Hubbard tanpa memberikan imbalan pertukaran tahanan.

Tim pengacara Hubbard menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pejabat diplomatik yang mengawal proses negosiasi hingga selesai.

Anak kandung Hubbard, Joseph Coleman, mengaku sangat bahagia bisa mendengar kembali suara sang ayah saat hendak naik pesawat.

Baca Juga :  Trump Tolak Tawaran Putin: AS Pertimbangkan Operasi Militer Rebut Uranium Iran

Catatan Kasus Penahanan Dan Tuduhan Tentara Bayaran Di Ukrania

Aparat militer Rusia menangkap Stephen Hubbard pada April 2022 di kota Izyum, bagian timur wilayah Ukraina.

Pengadilan Rusia mengganjar Hubbard dengan hukuman enam tahun sepuluh bulan penjara atas tuduhan aktivitas tentara bayaran.

Jaksa Penuntut Rusia mengklaim bahwa Hubbard bergabung dengan unit pertahanan teritorial Ukraina serta menerima imbalan uang bulanan.

Namun demikian, pihak keluarga dan pengacara membantah keras tuduhan keterlibatan pria lansia tersebut dalam operasi militer.

Hubbard menjadi warga negara Amerika Serikat terakhir dengan status tahanan tidak sah yang berada di dalam penjara Rusia.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan
Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis
Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal
Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit
Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat
Parlemen Australia Helen Haines Kehilangan Kaki Mobil
Alberta Memilih Tetap Bersatu Dengan Kanada Dalam Referendum
Truk Menerobos Lapangan Di Kansas Menewaskan 2 Orang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit

Berita Terbaru

Elon Musk melayangkan ancaman terbuka kepada Partai Demokrat yang berencana menyelidiki peran pemerintahannya usai pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:23 WIB

Rusia membebaskan pensiunan guru asal AS Stephen Hubbard usai negosiasi Presiden Vladimir Putin dan utusan AS Steve Witkoff. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:20 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam klaim bohong Donald Trump dan manipulasi gambar AI terkait kerusuhan Paris. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:18 WIB