Peluang Emas! Kemendag Ajak Pelaku Fesyen Tembus Pasar Arab Saudi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi. (Posnews/Kemendag)

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi. (Posnews/Kemendag)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka peluang ekspor bagi pelaku usaha fesyen, tekstil, aksesori, dan alas kaki melalui Saudi Fashion & Tex Expo 2026.

Kemendag mengajak pelaku usaha memanfaatkan pameran internasional tersebut untuk memperluas pasar, bertemu calon pembeli, dan membangun kemitraan bisnis di Arab Saudi.

Kemendag bersama Kedutaan Besar RI di Riyadh dan Konsulat Jenderal RI di Jeddah membuka seleksi peserta pameran yang akan berlangsung pada 24–27 September 2026 di Jeddah Center for Exhibitions & Events (JCEE). Pendaftaran dibuka hingga 15 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, mengajak pelaku usaha yang memiliki produk siap ekspor memanfaatkan peluang tersebut.

Baca Juga :  Polisi Sikat Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Ratusan Alat dan BBM Disita

“Saudi Fashion & Tex Expo 2026 menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan produk Indonesia, memperluas jaringan bisnis, menjalin kemitraan, dan membuka pasar ekspor baru di kawasan Teluk,” ujar Puntodewi.

Pemerintah Fasilitasi Peserta Terpilih

Pameran ini mempertemukan produsen, eksportir, importir, distributor, peritel, dan pembeli dari berbagai negara.

Pelaku usaha dapat mempromosikan busana pria dan wanita, pakaian olahraga, alas kaki, aksesori, serta berbagai produk tekstil.

Pemerintah juga memfasilitasi peserta terpilih dengan stan pameran, transportasi selama di Jeddah, serta kesempatan mengikuti forum bisnis dan business matching dengan calon pembeli internasional.

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Ari Satria, menjelaskan peserta wajib memiliki NIB atau KBLI yang sesuai, produk siap ekspor, dokumen pendukung, dan paspor yang masih berlaku.

Baca Juga :  KADI Selidiki Dugaan Dumping Impor Hot Rolled Coils (HRC) dari Tiongkok

Peserta juga harus mengikuti proses kurasi serta melaporkan transaksi bisnis yang diperoleh selama pameran.

Arab Saudi Jadi Pasar Potensial

Atase Perdagangan RI di Riyadh, Zulvri Yenni, mengatakan Kemendag akan menggelar sosialisasi pada 16 Juli 2026 untuk membahas teknis pameran, potensi pasar, dan peluang ekspor ke Arab Saudi.

Menurut Zulvri, meningkatnya permintaan produk fesyen berkualitas dan pesatnya pertumbuhan industri ritel menjadikan Arab Saudi sebagai pasar yang sangat potensial.

Karena itu, pelaku usaha Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas penetrasi pasar dan meningkatkan nilai ekspor. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kreativitas Produk Indonesia Pikat Buyer Asing, dari Makanan hingga Kosmetik
Anak Muda Mau Mulai Bisnis? Mendag Ungkap Peluang Waralaba hingga Pasar Global
Jangan Asal Mengejar Cuan, Pemerintah Blokir 812 Situs Trading Ilegal
Kopi, Teh dan Kakao Indonesia Siap Serbu Pasar Global di TEI 2026
HPE Emas Turun 3,5 Persen Awal Oktober 2026, Ini Penyebabnya
Wajib Halal 18 Oktober 2026, Kemendag Dorong UMK Naik Kelas
Mendag Busan ke AS, 4 Isu Perdagangan Global Jadi Sorotan di G20
Lowongan Kerja Sinar Mas September 2026, SMA hingga S2 Bisa Daftar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Kreativitas Produk Indonesia Pikat Buyer Asing, dari Makanan hingga Kosmetik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Anak Muda Mau Mulai Bisnis? Mendag Ungkap Peluang Waralaba hingga Pasar Global

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Jangan Asal Mengejar Cuan, Pemerintah Blokir 812 Situs Trading Ilegal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Kopi, Teh dan Kakao Indonesia Siap Serbu Pasar Global di TEI 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:12 WIB

HPE Emas Turun 3,5 Persen Awal Oktober 2026, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru