Kemendag Turunkan Harga Patokan Ekspor Emas hingga 5,36 Persen Mulai 1 Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batangan emas dengan latar grafik kenaikan harga emas global periode II Agustus 2026.(Posnews/Getty Images/urzine)

Batangan emas dengan latar grafik kenaikan harga emas global periode II Agustus 2026.(Posnews/Getty Images/urzine)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menurunkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) emas untuk periode 1–14 Juli 2026.

Penyesuaian ini mengikuti pelemahan harga emas global akibat penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan tingginya suku bunga.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1505 Tahun 2026, HPE emas turun 5,36 persen menjadi USD135.512,62 per kilogram dari sebelumnya USD143.190,64 per kilogram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, HR emas terkoreksi menjadi USD4.214,92 per troy ounce dari USD4.453,73 per troy ounce.

Baca Juga :  Sejarah Lahirnya Uruk, Metropolitan Pertama di Muka Bumi Oleh:

Dolar AS Tekan Harga Emas

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, mengatakan penguatan dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS mendorong investor beralih dari emas ke instrumen investasi berbunga.

“Penurunan HPE dan HR emas dipengaruhi menguatnya nilai tukar dolar AS dan meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Selain itu, kebijakan suku bunga yang masih berada pada level tinggi turut menekan harga emas,” ujar Tommy.

Menurutnya, peralihan investasi tersebut menekan permintaan emas global. Di sisi lain, pasokan tetap stabil sehingga harga emas dunia terkoreksi dan berdampak pada penurunan HPE serta HR.

Baca Juga :  Puluhan Negara Dukung Latihan Militer China di Taiwan

Acuan Penetapan HPE

Tommy mengatakan Kemendag menetapkan HPE dan HR berdasarkan data London Bullion Market Association (LBMA) serta hasil koordinasi dengan sejumlah kementerian.

“Penetapan HPE dan HR dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar mencerminkan kondisi pasar global,” kata Tommy.

Kemendag berharap penyesuaian ini memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus menyesuaikan kebijakan ekspor dengan perkembangan harga emas dunia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
UMKM Banyuwangi Dibidik Pasar Global, Mendag Buka Jalan Ekspor
Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot
Ritel Dituntut Makin Cerdas, Mendag Dorong Adopsi Teknologi
Bundaran HI Bakal Punya Mal Bawah Tanah, MRT Siapkan 25 Tenant
UMKM RI Ekspor Keripik Buah-Tempe ke Chile, Pesanan Capai Rp510 Juta
Insiden BYD Disorot Kemendag, Pemeriksaan Teknis Masih Berlangsung

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:04 WIB

Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:53 WIB

UMKM Banyuwangi Dibidik Pasar Global, Mendag Buka Jalan Ekspor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Ritel Dituntut Makin Cerdas, Mendag Dorong Adopsi Teknologi

Berita Terbaru

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:27 WIB

PM Yunani Kyriakos Mitsotakis janjikan pemangkasan pajak dan kenaikan gaji jelang pemilu, di tengah protes buruh atas biaya hidup tinggi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:25 WIB