Tragedi Ledakan Rumah Medan: Korban Terakhir Ditemukan, 3 Orang Tewas

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban terakhir ledakan rumah di Medan Polonia yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Posnews/Basarnas)

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban terakhir ledakan rumah di Medan Polonia yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Posnews/Basarnas)

MEDAN, POSNEWS.CO.ID – Misteri korban terakhir dalam insiden ledakan rumah mewah di Medan Polonia, Sumatera Utara, akhirnya terungkap.

Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian intensif selama dua hari.

Ledakan yang terjadi di Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, pada Senin (20/7/2026) itu menewaskan tiga orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban terakhir ditemukan pada Selasa (21/7/2026) pukul 18.20 WIB. Setelah seluruh korban dievakuasi, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan sekaligus Search Mission Coordinator (SMC), Hery Marantika, mengatakan tim menemukan korban setelah menyisir lokasi secara intensif.

“Alhamdulillah, pada pukul 18.20 WIB Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir yang sebelumnya masih dinyatakan hilang,” kata Hery dalam keterangannya.

Menurut Hery, seluruh korban telah berhasil dievakuasi. Karena itu, operasi SAR terhadap insiden runtuhnya bangunan akibat dugaan ledakan gas rumah tangga tersebut dinyatakan selesai.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi 60 Perwira Polri, Irjen Ramdani Jadi Dankor Brimob

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja secara profesional, solid, dan tetap mengedepankan keselamatan personel selama operasi berlangsung,” ujarnya.

Rumah Hancur Diduga Akibat Ledakan Gas

Ledakan tersebut menyebabkan bagian rumah mewah itu hancur. Tim SAR kemudian mengerahkan personel rescue dan peralatan Urban Search and Rescue (USAR) untuk mencari korban yang masih tertimbun.

Pada hari kedua pencarian, petugas membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU).

Tim juga menggunakan drone thermal, peralatan ekstrikasi, serta alat berat. Crane, ekskavator, mobil tangga pemadam kebakaran, hingga alat pemotong besi dikerahkan untuk membuka akses menuju bagian bangunan yang diduga masih menyimpan korban.

Setelah ditemukan, korban terakhir langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Gajah Liar Mengamuk, Kepala Desa di Way Jepara Lampung Timur Tewas Mengenaskan

7 Orang Jadi Korban Ledakan Rumah

Berdasarkan data akhir, insiden ledakan tersebut melibatkan tujuh korban.

Empat korban berhasil selamat. Mereka terdiri dari Jeavelin (2), Hasan, seorang sopir, dan kurir bernama Yuda.

Sementara itu, tiga korban meninggal dunia. Mereka adalah Jesika (33), Ros, dan Sinta.

Dengan ditemukannya korban terakhir, seluruh korban dalam insiden ledakan rumah di Medan Polonia telah berhasil dievakuasi.

Operasi SAR kemudian resmi ditutup. Namun, penyebab pasti ledakan masih menjadi bagian dari penyelidikan pihak berwenang.

Tim Gabungan Kerahkan Peralatan Berat

Proses evakuasi melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama Brimob Polda Sumatera Utara, Dit Samapta Polda Sumatera Utara, TNI, Polri, BPBD Kota Medan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, PT MBS, serta berbagai unsur SAR lainnya.

Berkat kerja sama seluruh unsur, pencarian korban berlangsung hingga seluruh korban ditemukan dan dievakuasi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib
Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika
20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:57 WIB

Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua

Rabu, 16 September 2026 - 08:29 WIB

Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 12:47 WIB

Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib

Selasa, 15 September 2026 - 12:37 WIB

Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB