Ibrahim Traore Tegaskan Kekuasaan Tunggal di Burkina Faso

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sinyal keretakan di puncak pemerintahan. Pemimpin junta Burkina Faso Ibrahim Traore mengancam menindak tegas para pesaing politiknya di tengah misteri hilangnya dua pejabat tinggi militer. Dok: Istimewa.

Sinyal keretakan di puncak pemerintahan. Pemimpin junta Burkina Faso Ibrahim Traore mengancam menindak tegas para pesaing politiknya di tengah misteri hilangnya dua pejabat tinggi militer. Dok: Istimewa.

OUAGADOUGOU, POSNEWS.CO.ID – Pemimpin junta militer Burkina Faso Ibrahim Traore mengambil langkah tegas guna memadamkan isu perpecahan internal.

Ancam Menindak Tegas Siapa Pun Pembangkang

Ibrahim Traore menyampaikan peringatan keras kepada para tokoh masyarakat di kota Ouahigouya. Ia menegaskan tidak boleh ada dua kapten dalam satu kapal.

“Semua orang yang bekerja bersama saya memahami cara kerja saya,” ujar Traore.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria berusia 38 tahun tersebut mengancam akan menindak siapa pun tanpa ragu. Ia menegaskan bahwa tidak ada sosok kuat lain di sekelilingnya.

Langkah ini bertujuan menghentikan spekulasi perselisihan kekuasaan di dalam tubuh rezim militer. Pemerintah militer tersebut merebut kekuasaan lewat kudeta pada September 2022.

Baca Juga :  Thailand Bantah Gencatan Senjata: Perang Lanjut Meski Trump Klaim Damai Tercapai

Misteri Hilangnya Orang Nomor Dua Junta

Publik mencurigai perselisihan antara Traore dan Kepala Layanan Intelijen Oumarou Yabre. Yabre memegang posisi penting dalam Dewan Keamanan Nasional Burkina Faso.

Masyarakat menganggap Yabre sebagai sosok orang nomor dua di dalam rezim. Namun Yabre tidak pernah muncul ke publik sejak akhir Mei lalu.

Seorang pejabat keamanan menyebut Yabre telah berhenti mendatangi kantornya. Petugas keamanan juga memangkas jumlah pengawal di rumah kediaman Yabre.

Yabre bahkan membolos dari upacara pengibaran bendera di istana presiden. Ia juga tidak menghadiri acara kenaikan pangkat para perwira tinggi militer.

Penangkapan Rekan Dekat dan Komandan Sorgho

Pihak keluarga membeberkan aksi penculikan terhadap beberapa rekan dekat Yabre. Pria bersenjata menculik penceramah agama Islam Ishaq Kindo yang mengkritik pemerintah.

Traore melabeli Kindo sebagai sosok yang sangat buruk. Presiden juga mencopot dua pejabat tinggi yang memiliki hubungan dekat dengan Yabre.

Baca Juga :  Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol

Kondisi serupa menimpa pejabat nomor tiga junta, Farouk Azaria Sorgho. Sorgho menjabat sebagai juru bicara junta dan komandan Batalyon Intervensi Cepat.

Ia menghilang dari ruang publik sejak pertengahan bulan Mei. Pasukan bersenjata menahan Sorgho beserta ayahnya, mantan Menteri Infrastruktur Adama Luc Sorgho.

Penggetatan Keamanan di Ibu Kota Ouagadougou

Pemerintah meningkatkan operasi pengamanan di ibu kota Ouagadougou secara masif. Warga menyaksikan penutupan beberapa ruas jalan utama di sekitar kompleks istana.

Petugas mengalihkan arus lalu lintas menjauhi area strategis pemerintahan. Aparat keamanan mendirikan banyak pos pemeriksaan baru di sudut kota.

Langkah pengamanan ketat ini menunjukkan tingginya kewaspadaan rezim Traore. Publik kini terus memantau dinamika politik yang berkembang di Afrika Barat tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Marco Rubio di Manila: Ancaman Tarif Iran di Selat Hormuz
Mayor Mamdani Sebut New York Tak Bisa Tangkap Netanyahu
Diplomasi Manila: Kanada Mendesak Gencatan Senjata
Inflasi Inggris Turun ke 2,6 Persen Dorong Program Ekonomi
Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan
Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida
Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah
Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

Marco Rubio di Manila: Ancaman Tarif Iran di Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:30 WIB

Ibrahim Traore Tegaskan Kekuasaan Tunggal di Burkina Faso

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:00 WIB

Mayor Mamdani Sebut New York Tak Bisa Tangkap Netanyahu

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:30 WIB

Diplomasi Manila: Kanada Mendesak Gencatan Senjata

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:00 WIB

Inflasi Inggris Turun ke 2,6 Persen Dorong Program Ekonomi

Berita Terbaru

Langkah taktis diplomasi Amerika Serikat di Manila. Menlu Marco Rubio memperingatkan ancaman Iran di Selat Hormuz serta menegaskan dukungan penuh bagi ASEAN dan aliansi Quad. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio di Manila: Ancaman Tarif Iran di Selat Hormuz

Kamis, 23 Jul 2026 - 08:00 WIB

Sinyal keretakan di puncak pemerintahan. Pemimpin junta Burkina Faso Ibrahim Traore mengancam menindak tegas para pesaing politiknya di tengah misteri hilangnya dua pejabat tinggi militer. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ibrahim Traore Tegaskan Kekuasaan Tunggal di Burkina Faso

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:30 WIB

Foto Zohran Mamdani, Ketegangan hukum dan diplomasi di New York. Wali Kota Zohran Mamdani menegaskan keterbatasan wewenang kota untuk menangkap Benjamin Netanyahu, namun mendesak pemerintah federal mengeksekusi surat perintah ICC. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mayor Mamdani Sebut New York Tak Bisa Tangkap Netanyahu

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:00 WIB

Kejaksaan Agung RI. Dok: Istimewa

NASIONAL

Daftar 8 Kajati yang Dimutasi Jaksa Agung ST Burhanuddin

Kamis, 23 Jul 2026 - 06:36 WIB

Langkah tegas Ottawa di KTT ASEAN Manila. Menlu Kanada Anita Anand mendesak gencatan senjata di Timur Tengah serta mempercepat perjanjian perdagangan bebas ASEAN-Kanada. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Manila: Kanada Mendesak Gencatan Senjata

Kamis, 23 Jul 2026 - 06:30 WIB