Pramono Anung Bongkar Penimbunan Sampah Ilegal di RTH Penjaringan, Swasta Ditegur Keras

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tumpukan sampah menggunung hingga mencapai sekitar 700 meter kubik di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Kepanduan II, Penjaringan, Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap, sampah tersebut ternyata ditimbun secara ilegal oleh pihak swasta.

Pramono menyebut temuan itu terungkap setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pemeriksaan di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil penelusuran, pihak swasta diduga menjadi aktor di balik penimbunan sampah tersebut.

“Yang menimbun baru ketahuan adalah swasta. Kami sudah memberikan teguran keras kepada yang bersangkutan dan meminta agar tidak mengulangi lagi. Kalau tidak, kami akan mengambil tindakan hukum,” kata Pramono di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026).

700 Meter Kubik Sampah Menumpuk di RTH Penjaringan

Tumpukan sampah itu kini menjadi perhatian serius Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga :  Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Sejoli di Koja, Korban Dipukul Usai Tegur Motor Terobos Banjir

Sebab, volume sampah yang mencapai sekitar 700 meter kubik tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu fungsi RTH sebagai ruang terbuka bagi masyarakat.

Karena itu, Pramono langsung memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mempercepat proses pembersihan.

Pemprov DKI Jakarta mengerahkan sekitar 15 hingga 20 truk sampah setiap hari untuk mengangkut seluruh tumpukan sampah tersebut.

Pemerintah menargetkan pembersihan selesai dalam waktu sekitar dua pekan.

“Pembersihan sampah membutuhkan kurang lebih 15 sampai 20 truk per hari. Mudah-mudahan dalam waktu dua minggu ini bisa terselesaikan,” ujarnya.

Pramono Anung Ancam Tindak Tegas Pembuang Sampah

Selain membersihkan lokasi, Pemprov DKI Jakarta juga mulai menelusuri praktik pengelolaan sampah oleh pihak swasta.

Pramono menyoroti dugaan adanya pengelola sampah yang menarik pungutan dari warga maupun pelaku usaha, termasuk hotel, restoran, dan kafe.

Baca Juga :  Kecelakaan Tol Jagorawi Bogor: 1 Meninggal, 2 Luka-Luka Akibat Salip Bahu Jalan

Namun, sampah yang telah dikumpulkan justru dibuang atau ditimbun di lokasi yang tidak semestinya.

“Yang membuang salah satunya adalah pihak swasta yang menarik pungutan kepada warga ataupun hotel, restoran, dan kafe, kemudian menimbun sampah di tempat itu. Hal seperti ini tidak boleh terjadi. Kami akan mengambil tindakan tegas,” tegas Pramono.

Selanjutnya, Pramono meminta masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan setiap temuan penumpukan sampah.

Warga dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) maupun kanal pengaduan resmi lainnya.

Dengan begitu, pemerintah dapat bergerak lebih cepat sebelum tumpukan sampah berubah menjadi persoalan lingkungan yang lebih besar.

Pemprov DKI Jakarta juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak menjadikan lahan kosong, RTH, maupun fasilitas umum sebagai tempat pembuangan sampah ilegal. Jika masih membandel, tindakan hukum siap menanti. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Subuh Bersama Warga, Kapolres Jakut Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Narkoba
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Depok Berpotensi Hujan
11 WNA Diperiksa Imigrasi Soetta, Lima Diduga Salahgunakan Izin Tinggal
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Wilayah Mana yang Berpotensi Hujan?
POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta
Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya
3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos
Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:59 WIB

Subuh Bersama Warga, Kapolres Jakut Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Narkoba

Sabtu, 7 November 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Depok Berpotensi Hujan

Jumat, 6 November 2026 - 21:25 WIB

11 WNA Diperiksa Imigrasi Soetta, Lima Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Jumat, 6 November 2026 - 05:38 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Wilayah Mana yang Berpotensi Hujan?

Kamis, 5 November 2026 - 22:00 WIB

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Berita Terbaru

Rumor chipset Galaxy S27 Ultra kembali berbelok: Snapdragon atau Exynos 2700? Simak rangkuman bocoran terbaru. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bocoran Galaxy S27 Ultra: Snapdragon dan Exynos 2700

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:16 WIB

Honor 700 Series tampil dengan layar kedua di modul kamera belakang. Pre-order sudah berjalan di China. Simak model, warna. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Honor 700 Series Punya Layar Kedua di Modul Kamera

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:15 WIB