Misteri Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Polisi Sisir CCTV dan Periksa Saksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Misteri kematian Sutrimo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), mulai diusut polisi.

Pria tersebut ditemukan tidak sadarkan diri di depan Klinik Mordent, Kamis (23/7/2026). Sutrimo kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Kini, polisi membongkar misteri di balik kematian pria yang disebut-sebut sebagai kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polda Metro Jaya belum mengonfirmasi informasi tersebut. Polisi masih mendalami sosok Sutrimo dan penyebab kematiannya.

Polisi Olah TKP dan Kejar Rekaman CCTV

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga menyisir lingkungan sekitar untuk mencari saksi dan rekaman kamera pengawas.

“Kita olah TKP tadi. Begitu dapat informasi, habis cek TKP, terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP, saksi, dan CCTV,” kata Iskandarsyah, Minggu (26/7/2026).

Olah TKP telah selesai. Namun, penyelidikan belum berhenti.

Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri CCTV untuk mengetahui siapa saja yang berada di sekitar lokasi saat Sutrimo ditemukan.

Baca Juga :  Ngaku Mantan Tahanan KPK, Komplotan Penipu Gasak Fortuner Nenek di Serpong

“Kita masih ngumpulin saksi-saksi, masih mencari CCTV,” ujarnya.

Pantauan di lokasi pada Minggu (26/7/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB, garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi.

Bagian dalam klinik terlihat tertutup tirai berwarna gelap. Lampu di bagian luar menyala, sedangkan bagian dalam tampak gelap.

Tidak terlihat aktivitas manusia di dalam lokasi.

Situasi tersebut menambah tanda tanya di balik kematian Sutrimo yang kini masih diselidiki polisi.

Sutrimo Ditemukan Tak Sadarkan Diri

Berdasarkan informasi awal yang beredar, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring.

Namun, pihak rumah sakit menyatakan Sutrimo tiba dalam kondisi sudah meninggal dunia. Polisi kini masih menyelidiki rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penyebab kematian Sutrimo belum dapat disimpulkan.

“Masih didalami,” kata Budi.

Ia menegaskan penyelidikan berjalan secara profesional dan hati-hati untuk mengungkap fakta secara utuh.

Diduga Karumga Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Nama Sutrimo mencuat setelah beredar informasi bahwa korban merupakan kepala rumah tangga mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Namun, hingga kini Polda Metro Jaya belum membenarkan informasi tersebut.

Polisi masih mengklarifikasi sejumlah pihak untuk memastikan identitas dan latar belakang korban.

Baca Juga :  Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Bubarkan Massa AMPB dari Gerbang DPR

“Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Budi.

Polisi Periksa Keluarga hingga Petugas Rumah Sakit

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Metro Jakarta Selatan terus mengumpulkan informasi.

Penyidik meminta keterangan dari pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta sejumlah pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Polisi juga menelusuri riwayat pemesanan ambulans dan lokasi awal Sutrimo ditemukan.

Selain itu, penyidik masih menggali informasi lain yang berkaitan dengan kematian tersebut.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian Sutrimo.

Karena itu, informasi mengenai kondisi korban saat ditemukan maupun dugaan latar belakangnya masih harus menunggu hasil penyelidikan resmi.

Polda Metro Jaya meminta masyarakat tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kasus ini masih menjadi misteri. Polisi kini memburu potongan fakta dari CCTV, keterangan saksi, perjalanan ambulans, hingga informasi dari pihak rumah sakit.

Satu hal yang pasti, Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di depan sebuah klinik dan kemudian meninggal dunia di tengah penyelidikan polisi yang masih berlangsung. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warteg Tambora Meledak, Suherman Luka Bakar Saat Ganti Tabung LPG
Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede, Polisi Sita Dokumen dan Komputer
6 Orang Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Live Streaming Pornografi
Kejagung Buka Pintu, Polisi Bebas Periksa Febrio di Kasus Sutrimo
Imigrasi Amankan 55 WN China di Proyek Data Center BSD, Ini Rinciannya
Babak Baru Kasus Narkoba B Fashion, Police Line dan CCTV Dicabut
WN India Dijambret di Menteng, Pelaku Samsung S25 Diciduk Polisi
BYD Tabrak Innova, Fortuner Oleng, Satu Keluarga Tewas di Kembangan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:28 WIB

Warteg Tambora Meledak, Suherman Luka Bakar Saat Ganti Tabung LPG

Rabu, 9 September 2026 - 18:07 WIB

Dugaan Mafia Tanah PTSL Bojonggede, Polisi Sita Dokumen dan Komputer

Rabu, 9 September 2026 - 11:27 WIB

6 Orang Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Live Streaming Pornografi

Selasa, 8 September 2026 - 06:03 WIB

Kejagung Buka Pintu, Polisi Bebas Periksa Febrio di Kasus Sutrimo

Senin, 7 September 2026 - 15:58 WIB

Imigrasi Amankan 55 WN China di Proyek Data Center BSD, Ini Rinciannya

Berita Terbaru

Petugas mengawal pemindahan 87 narapidana high risk dari Lapas Cipinang menuju Nusakambangan. (Posnews/Ist)

NASIONAL

87 Napi High Risk dari Jakarta Dipindahkan ke Nusakambangan

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:38 WIB