Polda Metro Jaya Gelar Pendampingan Psikososial untuk Keluarga dan Masyarakat Pasca Aksi Massa

Kamis, 4 September 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya menggelar sesi pendampingan psikososial untuk keluarga anggota Polri dan masyarakat terdampak aksi massa, Rabu (2/9/2025). (Dok-Humas PMJ)

Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya menggelar sesi pendampingan psikososial untuk keluarga anggota Polri dan masyarakat terdampak aksi massa, Rabu (2/9/2025). (Dok-Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Biro SDM Polda Metro Jaya melalui Bagian Psikologi menggelar Pendampingan Psikososial untuk keluarga anggota Polri dan masyarakat terdampak aksi massa. Program ini memberikan dukungan psikologis sekaligus mengurangi tekanan emosional akibat peristiwa tersebut.

Kegiatan ini digelar karena aksi massa tidak hanya memengaruhi anggota yang bertugas, tetapi juga kondisi psikologis keluarga dan masyarakat. Tekanan, kekhawatiran, dan rasa cemas yang muncul dapat berkembang menjadi trauma jika tidak segera ditangani.

Pendampingan psikososial bertujuan mengurangi gejala trauma, meningkatkan ketahanan mental, mengembalikan rasa aman, dan membekali keterampilan mengelola stres. Dengan begitu, keluarga dan masyarakat tetap sehat secara psikologis dan bisa mendukung anggota Polri di lapangan.

Baca Juga :  Polri Tegaskan Jajaran Wajib Lindungi Tugas Wartawan
Kegiatan ini menyediakan sesi konseling kelompok, berbagi pengalaman, edukasi strategi pemulihan diri, serta pelatihan teknik relaksasi dan manajemen stres yang peserta bisa praktikkan sehari-hari.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya menegaskan program ini sebagai bentuk kepedulian institusi terhadap kesejahteraan psikologis anggota, keluarga, dan masyarakat. “Keluarga sangat penting dalam mendukung tugas anggota. Menjaga ketenangan dan kesehatan mental keluarga sama pentingnya dengan kesiapan anggota saat bertugas,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmi Tetapkan Biaya Haji 2026, Ini Daftar Lengkap per Embarkasi

Peserta menyambut positif kegiatan yang berlangsung pada 2 September 2025. Banyak keluarga dan masyarakat merasa terbantu karena mendapat ruang bercerita sekaligus memahami cara menghadapi tekanan psikologis.

Program ini bertujuan membekali peserta agar lebih tangguh menghadapi dinamika sosial sekaligus mencegah dampak psikologis pasca aksi massa berkembang menjadi masalah serius. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung
Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total
Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya
PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa
Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran
Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar
Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:20 WIB

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung

Kamis, 16 April 2026 - 17:13 WIB

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya

Kamis, 16 April 2026 - 16:04 WIB

PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa

Kamis, 16 April 2026 - 15:21 WIB

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Berita Terbaru

Runtuhnya era Orban. Partai oposisi Tisza pimpinan Peter Magyar meraih kemenangan telak dalam pemilu Hungaria 2026, mengakhiri kekuasaan panjang Viktor Orban dan menjanjikan kembalinya aliansi kuat dengan Uni Eropa serta NATO. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:13 WIB

Mencari kesatuan ekonomi. Para pemimpin keuangan G7 berkumpul di Washington guna menghadapi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global akibat blokade Selat Hormuz yang masih berlanjut di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:21 WIB