Tewas Dikeroyok Massa, Polisi Belum Pastikan Pria di Morowali Mencuri Motor

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

MOROWALI, POSNEWS.CO.ID – Polisi masih mengusut kasus tewasnya seorang pria berinisial S (33) yang menjadi korban pengeroyokan setelah dituduh mencuri sepeda motor di depan sebuah minimarket di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Hingga kini, penyidik belum memastikan apakah korban benar-benar melakukan pencurian.

Kasat Reskrim Polres Morowali AKP Wawan Kurnadi menegaskan proses penyelidikan masih berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, polisi belum dapat menyimpulkan status korban maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut.

“Pemeriksaan masih berlangsung, sehingga belum ada kesimpulan yang bisa kami sampaikan,” kata Wawan, Selasa (28/7/2026).

Menurut Wawan, video yang beredar di media sosial memang memperlihatkan korban sempat mendorong sepeda motor di depan minimarket.

Baca Juga :  Pasutri di Palembang Jual Bayi 3 Hari Rp52 Juta Lewat Medsos, Ayah Ditangkap

Namun, rekaman tersebut belum bisa dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa korban melakukan pencurian.

“Di dalam video memang terlihat korban sempat mendorong sepeda motor di depan Indomaret. Namun, kami belum dapat menyimpulkan apa pun sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai,” ujarnya.

Polisi Periksa Saksi dan Karyawan Minimarket

Untuk mengungkap fakta yang sebenarnya, penyidik memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Polisi juga akan meminta keterangan pegawai minimarket yang sepeda motornya sempat didorong dan dipindahkan oleh korban.

Selain itu, Polres Morowali melibatkan personel Polsek Bahodopi dalam proses penyelidikan guna mempercepat pengumpulan bukti dan keterangan para saksi.

Baca Juga :  Stok Pangan Jakarta Aman, KPKP Pastikan Warga Tidak Perlu Panic Buying

Wawan memastikan polisi akan menyampaikan kronologi lengkap setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan.

“Setelah pemeriksaan terhadap seluruh saksi rampung, barulah dapat disimpulkan secara utuh mengenai kronologi serta fakta-fakta yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa tersebut,” katanya.

Polisi mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Penyidik menegaskan setiap dugaan tindak pidana harus dibuktikan melalui proses hukum, sementara kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia juga menjadi bagian dari penyelidikan yang kini terus dikembangkan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Minggu, 13 September 2026 - 20:59 WIB

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari

Berita Terbaru