BANGKALAN, POSNEWS.CO.ID – Bentrokan dua kelompok warga di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, berakhir ricuh.
Insiden yang dipicu perselisihan di jalan itu berubah menjadi aksi penyerangan yang mengakibatkan seorang warga terkena tembakan dan dua mobil dirusak.
Korban berinisial BM mengalami luka tembak di bagian kaki dan punggung saat berusaha melerai bentrokan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga segera mengevakuasinya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Berawal dari Teguran Soal Parkir
Peristiwa bermula ketika Mustofa, salah seorang warga, menegur pengemudi mobil yang memarkir kendaraannya di badan jalan hingga mengganggu akses pengguna jalan lain.
Namun, teguran itu justru memicu adu mulut. Meski sempat dilerai warga dan kedua pihak kembali ke desa masing-masing, situasi kembali memanas beberapa saat kemudian.
Kelompok pengemudi mobil diduga kembali ke lokasi dengan membawa sekitar lima kendaraan dan sejumlah orang. Kedatangan mereka memicu bentrokan terbuka.
Diduga Ada Senjata Api dan Senjata Tajam
Bentrok semakin brutal ketika kedua kelompok terlibat saling serang. Selain menggunakan senjata tajam, salah satu kelompok diduga melepaskan tembakan menggunakan senjata api.
Di tengah kekacauan itu, BM yang berupaya menghentikan pertikaian justru terkena peluru. Selain korban luka, dua mobil milik warga juga menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami kerusakan.
Mustofa, salah satu pemilik kendaraan yang dirusak, mengaku telah memberikan seluruh keterangannya kepada penyidik.
“Semuanya sudah saya sampaikan ke penyidik Polres dalam BAP. Yang saya lihat sekilas ada sekitar lima mobil. Yang dirusak mobil saya dan mobil kakak saya,” ujar Mustofa, Rabu (29/7/2026).
Polisi Amankan Barang Bukti
Menerima laporan tersebut, Satreskrim Polres Bangkalan langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa sejumlah saksi.
Dari lokasi bentrokan, penyidik menyita beberapa selongsong peluru dan dua bilah senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.
Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku sekaligus mendalami siapa pihak yang melepaskan tembakan serta motif di balik bentrokan.
TNI-Polri Disiagakan
Untuk mencegah bentrokan susulan, aparat gabungan TNI-Polri disiagakan di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, dua mobil yang rusak telah diamankan ke Mapolres Bangkalan sebagai barang bukti dalam proses penyidikan.
Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum agar situasi keamanan di wilayah Arosbaya tetap kondusif. **
Editor : Hadwan













