WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID β Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melangsungkan kunjungan kerja maraton ke Washington.
Pembahasan Lisensi Rudal Patriot di Oval Office
Zelenskyy menemui Presiden AS Donald Trump secara tertutup di Oval Office.
Kedua pemimpin memfokuskan pembahasan pada sektor pertahanan udara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ukraina membutuhkan pasokan amunisi penangkis rudal balistik secara mendesak.
Trump menyetujui rencana pemberian lisensi produksi rudal Patriot bagi Ukraina.
Perusahaan Lockheed Martin bersiap menggarap proyek kerja sama produksi tersebut.
Langkah ini memperkuat kemandirian militer Ukraina dalam jangka panjang.
Pemulihan Jalur Diplomasi Damai
Zelenskyy dan Trump sekaligus mendiskusikan peluang negosiasi damai bersama Rusia.
Utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner merancang kunjungan langsung ke Kyiv.
Kedua utusan akan memediasi proses perundingan guna mengakhiri konflik.
Pihak Ukraina menyambut baik dorongan diplomasi aktif Amerika Serikat tersebut.
Langkah ini bertujuan menghentikan perang yang telah memasuki tahun kelima.
Penghormatan Terakhir Senator Lindsey Graham
Zelenskyy menyempatkan hadir pada upacara pemakaman Senator Lindsey Graham.
Graham mengembuskan napas terakhir pada usia 71 tahun akibat serangan jantung.
Almarhum merupakan penyokong utama bantuan militer Ukraina di Washington.
Zelenskyy melabeli Graham sebagai sahabat sejati seluruh rakyat Ukraina.
Ia memuji kepemimpinan Graham dalam mengawal sanksi keras terhadap Rusia.
Pengawasan Sanksi Energi dan Bantuan Pentagon
Zelenskyy kemudian mendatangi gedung Capitol Hill di Washington.
Ia menyaksikan pemungutan suara sanksi baru sektor energi Rusia.
Para senator Amerika Serikat menyetujui rancangan undang-undang sanksi tersebut.
Sanksi baru ini menekan kemampuan finansial militer Moskow secara langsung.
Sementara itu, parlemen mengkritik penundaan bantuan Pentagon senilai 400 juta dolar AS.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













