Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melangsungkan kunjungan kerja maraton ke Washington.

Pembahasan Lisensi Rudal Patriot di Oval Office

Zelenskyy menemui Presiden AS Donald Trump secara tertutup di Oval Office.

Kedua pemimpin memfokuskan pembahasan pada sektor pertahanan udara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ukraina membutuhkan pasokan amunisi penangkis rudal balistik secara mendesak.

Trump menyetujui rencana pemberian lisensi produksi rudal Patriot bagi Ukraina.

Baca Juga :  Hakim AS Sebut Rencana Pemerintah Terhadap Kilmar Ábrego

Perusahaan Lockheed Martin bersiap menggarap proyek kerja sama produksi tersebut.

Langkah ini memperkuat kemandirian militer Ukraina dalam jangka panjang.

Pemulihan Jalur Diplomasi Damai

Zelenskyy dan Trump sekaligus mendiskusikan peluang negosiasi damai bersama Rusia.

Utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner merancang kunjungan langsung ke Kyiv.

Kedua utusan akan memediasi proses perundingan guna mengakhiri konflik.

Pihak Ukraina menyambut baik dorongan diplomasi aktif Amerika Serikat tersebut.

Langkah ini bertujuan menghentikan perang yang telah memasuki tahun kelima.

Penghormatan Terakhir Senator Lindsey Graham

Zelenskyy menyempatkan hadir pada upacara pemakaman Senator Lindsey Graham.

Graham mengembuskan napas terakhir pada usia 71 tahun akibat serangan jantung.

Baca Juga :  PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Almarhum merupakan penyokong utama bantuan militer Ukraina di Washington.

Zelenskyy melabeli Graham sebagai sahabat sejati seluruh rakyat Ukraina.

Ia memuji kepemimpinan Graham dalam mengawal sanksi keras terhadap Rusia.

Pengawasan Sanksi Energi dan Bantuan Pentagon

Zelenskyy kemudian mendatangi gedung Capitol Hill di Washington.

Ia menyaksikan pemungutan suara sanksi baru sektor energi Rusia.

Para senator Amerika Serikat menyetujui rancangan undang-undang sanksi tersebut.

Sanksi baru ini menekan kemampuan finansial militer Moskow secara langsung.

Sementara itu, parlemen mengkritik penundaan bantuan Pentagon senilai 400 juta dolar AS.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China
El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride
Pelaku Lepaskan Tembakan ke Gedung Konsulat AS

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:12 WIB

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB