Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

Daftar Isi Hide aja
Show more

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, akan menjadi pusat Zikir dan Doa Kebangsaan pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk hadir dan mengikuti Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sebagai bagian dari rangkaian penyambutan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Nasaruddin, doa bersama lintas agama menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan nasional sekaligus mendoakan Indonesia agar tetap damai, aman, dan sejahtera.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri zikir dan doa kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026,” ujar Nasaruddin, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga :  Indonesia Dikepung 3 Siklon, BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem dan Gelombang Tinggi

Acara tersebut terbuka untuk umum dan berlangsung pukul 17.00–21.30 WIB. Panitia akan membuka akses masuk ke kawasan Monas mulai pukul 15.00 WIB melalui pintu keamanan di sisi utara dan selatan.

Rangkaian Acara

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan acara akan diisi khataman Al-Qur’an, salat Magrib berjemaah, hadrah, Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa lintas agama.

Baca Juga :  KPK Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan, Skema Pembagian Diduga Menyimpang

Tokoh agama dari enam agama akan memimpin doa bersama sebagai simbol persatuan menyambut HUT ke-81 RI.

Panitia Siapkan Fasilitas

Untuk mendukung kenyamanan peserta, panitia menyediakan ratusan toilet dan area wudu dengan sekitar 1.000–1.500 keran.

Peserta yang tidak dapat masuk ke area utama tetap bisa mengikuti acara melalui layar LED di area luar Monas.

Kemenag mengimbau peserta mengenakan pakaian putih, membawa perlengkapan salat, dan tidak membawa barang berbahaya ke lokasi acara.

Kamaruddin menegaskan bahwa doa lintas agama menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dan kemudahan bagi Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Berita Terbaru