Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengungkap pencurian ompreng program Makan Bergizi Gratis di SPPG Ciputat, Tangerang Selatan. (Posnews/Polsek Ciputat Timur)

Polisi mengungkap pencurian ompreng program Makan Bergizi Gratis di SPPG Ciputat, Tangerang Selatan. (Posnews/Polsek Ciputat Timur)

TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID โ€“ Polisi membongkar kasus pencurian 1.700 ompreng berbahan stainless steel milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciputat yang disiapkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelaku ternyata satpam SPPG sendiri, berinisial TRS alias Cangkim (50).

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan pencurian terjadi di dapur SPPG Ciputat 07 Gang Akoh Eng, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, pada 8 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

โ€œLaporan yang kami terima terkait pencurian dengan pemberatan dengan kerugian di antaranya 1.700 tray atau ompreng,โ€ ujar Bambang, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga :  Kasus Balita Cacingan di Bengkulu: Cacing Gelang Keluar dari Mulut dan Hidung

Polisi Bongkar Komplotan

Tim Opsnal Polsek Ciputat Timur melakukan olah TKP dan menelusuri penawaran ompreng curian. Penyidik kemudian mengarah pada DH alias Bucek dan akhirnya membongkar keterlibatan Cangkim.

Cangkim tidak beraksi sendirian. Ia mengajak GZ alias Elub (36), DK alias Ole (32), dan H untuk menguras isi dapur SPPG yang saat itu belum beroperasi.

Polisi menangkap Elub dan Ole, sedangkan H masih buron.

Ompreng Dijual untuk Beli Narkoba

Selain 1.700 ompreng, komplotan ini juga mencuri dua kompor, satu blender, satu printer, satu genset, satu power box, recorder CCTV, serta kunci gerbang dan ruangan milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri.

Baca Juga :  Pelantikan Kajati dan Pejabat Eselon II, Fokus Integritas dan Transformasi Digital

Kepada penyidik, Cangkim mengaku menjual ompreng stainless steel ke pengepul rongsokan untuk dilebur.

โ€œDia jual ke pengepul rongsokan dan dilebur. Uangnya dipakai beli narkoba,โ€ kata Bambang.

Hasil tes urine menunjukkan Cangkim positif amphetamine dan methamphetamine. Ia juga mengakui sempat mengonsumsi sabu beberapa hari sebelum ditangkap.

Polisi masih memburu satu pelaku yang kabur dan menyelidiki dugaan adanya penadah lain. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air
Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu
Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Berita Terbaru