Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Indonesia Development Monitoring (IDM) merilis hasil survei nasional tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada Semester Pertama Tahun 2026.

Hasilnya, 81,5 persen responden menyatakan puas, sedangkan 11,2 persen tidak puas dan 7,3 persen tidak memberikan jawaban.

Survei tersebut mengukur persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo selama enam bulan pertama 2026, meliputi penegakan hukum, stabilitas ekonomi nasional, kondisi politik, komunikasi publik presiden, serta pelaksanaan program prioritas pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman mengatakan tingginya tingkat kepuasan menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat masih menaruh kepercayaan pada arah kebijakan pemerintah.

β€œPublik melihat komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, serta menjalankan program-program prioritas yang mulai dirasakan manfaatnya,” ujar Dedy.

Penegakan Hukum Paling Berpengaruh

Survei menunjukkan penegakan hukum terhadap dugaan korupsi dalam program prioritas pemerintah menjadi faktor yang paling memengaruhi kepuasan publik.

Baca Juga :  WOW! Setya Novanto Bebas Bersyarat, Tampil Serba Hitam dengan Jaket Biru dan Pegang Map Biru, Netizen Heboh

Sebanyak 86,7 persen responden menyatakan puas, sementara 10,6 persen belum puas dan 2,7 persen tidak menjawab.

Program yang paling banyak menjadi perhatian responden meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, dan bantuan sosial (bansos).

Ekonomi Dinilai Relatif Stabil

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, 65,3 persen responden menilai pemerintah berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Sebanyak 19,8 persen menyatakan belum puas, sedangkan 14,9 persen tidak memberikan jawaban.

Saat diminta menilai kondisi ekonomi yang mereka rasakan, 61,4 persen responden menyebut kondisi ekonomi masih biasa saja, 10,1 persen menilai baik atau sangat baik, dan 27,2 persen menganggap buruk atau sangat buruk.

Temuan ini menunjukkan mayoritas masyarakat melihat ekonomi nasional tetap relatif stabil, meski sebagian rumah tangga masih merasakan tekanan.

Politik Dinilai Tetap Kondusif

Survei juga mencatat 35,1 persen responden menilai kondisi politik nasional baik atau sangat baik, 36,8 persen menyebut stabil, 24,6 persen menilai buruk, dan 3,5 persen tidak menjawab.

Mayoritas responden menilai situasi politik nasional masih berada dalam kondisi yang relatif kondusif.

Baca Juga :  9 Kiai AHWA Sepakat, KH Miftachul Akhyar Jadi Rais Aam PBNU

Dalam aspek komunikasi publik, 75,3 persen responden menyatakan menyukai gaya komunikasi Presiden Prabowo, sedangkan 14,8 persen tidak menyukai dan 9,9 persen tidak memberikan jawaban.

Meski mendapat penilaian positif, IDM menilai komunikasi publik pemerintah masih perlu diperkuat agar penyampaian kebijakan semakin efektif.

Sekolah Rakyat Paling Didukung

Di antara program prioritas pemerintah, Sekolah Rakyat memperoleh tingkat dukungan tertinggi.

  • Sekolah Rakyat: 85,6% setuju
  • Bantuan Sosial: 81,2% setuju
  • Makan Bergizi Gratis (MBG): 68,4% setuju
  • Koperasi Desa Merah Putih (KDMP): 53,5% setuju

IDM menilai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat cenderung memperoleh dukungan lebih tinggi dibandingkan program yang masih berada pada tahap awal pelaksanaan.

Metodologi Survei

IDM melaksanakan survei pada 11–20 Juli 2026 terhadap 1.640 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka (face-to-face interview) yang dilengkapi verifikasi digital.

Survei memiliki margin of error Β±2,37 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusron Wahid Diperiksa 5 Jam, KPK Bongkar Dugaan Setoran Jabatan
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Memanas, Yusril Ungkap Indikasi Makar
Mengapa 20.980 Personel TNI AL Disiapkan ke Jakarta? Ini Penjelasan Mabes TNI
Pigai Kecam Dugaan Penyadapan Presiden, Desak Kasus Listyo Sigit Diusut Tuntas
Mohammad Iqbal: DPD RI Awards Jadi Panggung Tokoh Inspiratif dari Pelosok Negeri
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Prabowo Ulah Oknum Bukan Institusi
Prabowo Tahu Disadap Listyo Sigit Cs, Yusril Siapkan Evaluasi Bersama BSSN
Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:03 WIB

Nusron Wahid Diperiksa 5 Jam, KPK Bongkar Dugaan Setoran Jabatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:01 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Memanas, Yusril Ungkap Indikasi Makar

Rabu, 4 November 2026 - 17:49 WIB

Mengapa 20.980 Personel TNI AL Disiapkan ke Jakarta? Ini Penjelasan Mabes TNI

Rabu, 4 November 2026 - 17:21 WIB

Pigai Kecam Dugaan Penyadapan Presiden, Desak Kasus Listyo Sigit Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 16:29 WIB

Mohammad Iqbal: DPD RI Awards Jadi Panggung Tokoh Inspiratif dari Pelosok Negeri

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:51 WIB