Momentum Ramadan, Konflik N.O dan Z.K Berakhir Damai di Bareskrim

Senin, 9 Maret 2026 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses mediasi kasus yang melibatkan N.O dan Z.K di Kantor Bareskrim Polri Jakarta. (Posnews/Ist)

Proses mediasi kasus yang melibatkan N.O dan Z.K di Kantor Bareskrim Polri Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri bergerak cepat menengahi konflik hukum yang melibatkan N.O dan Z.K.

Melalui mediasi yang digelar di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, pada Minggu (8/3/2026), kedua pihak akhirnya sepakat berdamai dan mengakhiri sengketa secara kekeluargaan.

Langkah mediasi ini menunjukkan komitmen Polri dalam menghadirkan keadilan yang menyejukkan bagi semua pihak, sekaligus meredam konflik yang sempat memicu polemik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri Fasilitasi Mediasi Langsung di Bareskrim

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, Biro Wassidik Bareskrim Polri memfasilitasi langsung proses mediasi setelah melakukan kajian mendalam terhadap perkara tersebut.

Ia menjelaskan, kasus ini bermula dari dua peristiwa hukum yang saling berkaitan. Laporan pertama ditangani Polsek Mampang, Polres Metro Jakarta Selatan, sedangkan laporan lainnya masuk ke Bareskrim Polri.

Baca Juga :  Divhumas Polri Gelar Khataman Al-Qurโ€™an Rutin, Suasana Religius Penuhi Gedung Humas Polri

Karena itu, penyidik menganalisis seluruh rangkaian perkara secara menyeluruh untuk menemukan solusi yang adil bagi semua pihak.

โ€œDalam pertemuan hari ini, seluruh pihak hadir langsung. Saudara Z hadir bersama istrinya E, serta Saudari N.O dan Saudara K.D.H,โ€ kata Trunoyudo.

Sepakat Berdamai dan Cabut Laporan Polisi

Pertemuan di Bareskrim tersebut akhirnya menghasilkan kesepakatan penting.

Keempat pihak sepakat menyelesaikan perkara melalui jalur damai dan menuangkannya dalam perjanjian perdamaian tertulis.

Setelah itu, mereka langsung menandatangani pencabutan laporan polisi yang sebelumnya diajukan di masing-masing unit penyidik.

Kesepakatan tersebut sekaligus mengakhiri proses hukum yang sempat berjalan di dua institusi kepolisian.

Selain itu, para pihak juga sepakat menghapus seluruh konten terkait konflik tersebut di media sosial sesuai dengan poin perjanjian yang telah disepakati bersama.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Bongkar TPPO Kamboja, 9 PMI Dipaksa Jadi Scammer dan Disiksa

Perdamaian Didorong Semangat Ramadan

Trunoyudo menegaskan, keputusan damai ini lahir dari kesadaran dan introspeksi masing-masing pihak.

Momentum bulan suci Ramadan juga mendorong mereka untuk menyelesaikan konflik melalui silaturahmi dan saling memaafkan.

โ€œKe depan, hasil mediasi ini diharapkan dapat memberikan rasa keadilan yang utuh bagi kedua belah pihak serta masyarakat luas,โ€ jelasnya.

Proses Hukum Resmi Berakhir

Dengan adanya kesepakatan damai dan pencabutan laporan dari seluruh pelapor, proses hukum dalam perkara tersebut resmi berakhir melalui mekanisme perdamaian.

Polri pun mengapresiasi sikap para pihak yang memilih menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Langkah ini dinilai mampu mencegah konflik berkembang lebih luas.

Selain itu, penyelesaian sengketa melalui dialog dan mediasi juga terbukti efektif untuk menjaga hubungan baik serta stabilitas sosial di tengah masyarakat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos Jaringan Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Angelo Pandeli Masuk Interpol Blue Notice
Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi
Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya
Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu
Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:22 WIB

Bos Jaringan Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Angelo Pandeli Masuk Interpol Blue Notice

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:57 WIB

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:59 WIB

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu

Berita Terbaru

Sikap optimistis yang memicu kecaman. Presiden Donald Trump menuai kritik tajam setelah secara terbuka menyatakan kecintaannya pada inflasi Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:57 WIB

Desakan kemanusiaan bagi Gaza. Portugal bersama dua puluh negara lainnya mendesak Israel untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan menjamin kelancaran pasokan bantuan. Dok: Istimewa

INTERNASIONAL

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:51 WIB