Kreator Indonesia Raup Peluang Rp17 Miliar di Pameran Seoul 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Paviliun Indonesia menampilkan karya art toys kreator Indonesia di URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026, Seoul. (Posnews/Kemendag)

Paviliun Indonesia menampilkan karya art toys kreator Indonesia di URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026, Seoul. (Posnews/Kemendag)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Industri kreatif Indonesia menembus pasar budaya pop Korea Selatan melalui URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026.

Produk art toys dan kekayaan intelektual (IP) karya anak bangsa menarik perhatian buyer internasional dengan potensi transaksi mencapai USD 1 juta atau sekitar Rp17 miliar.

Pameran yang berlangsung di Coex, Seoul, pada 30 Juli–2 Agustus 2026 itu membuka peluang ekspor baru bagi kreator Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buyer dan mitra bisnis meningkatkan potensi transaksi tahun ini hingga dua kali lipat dibanding 2025 yang mencapai USD 500 ribu.

Baca Juga :  Whoosh Diserbu Turis Malaysia Saat Libur Nataru, KCIC Catat Lonjakan Penumpang

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi menilai partisipasi Indonesia menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar.

“Lonjakan potensi transaksi ini membuktikan produk dan jasa kreatif Indonesia semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Paviliun Indonesia Tarik 400 Buyer

Kemendag, ITPC Busan, dan Artistry Rights Kollektive menghadirkan Paviliun Indonesia seluas 60 meter persegi yang menampilkan karya 21 kreator Indonesia.

Selama pameran, para kreator bertemu langsung dengan sekitar 400 buyer potensial dari berbagai negara.

Para kreator memamerkan designer toys dan collectible toys yang dilindungi hak kekayaan intelektual.

Pendiri Artistry Rights Kollektive Stevanus Lianto mengapresiasi dukungan pemerintah yang membuka akses kreator Indonesia ke pasar internasional.

Baca Juga :  Wamendag Roro: Digitalisasi UMKM Perkuat Perdagangan dan Akses Pasar Global

“Partisipasi ini menjadi pengalaman berharga dan kami berharap menjadi awal kerja sama jangka panjang,” kata Stevanus.

Dorong Ekspor Industri Kreatif

Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan menegaskan industri kreatif memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara.

Kepala ITPC Busan Husodo Kuncoro Yakti mengatakan pameran tersebut membantu kreator Indonesia memahami pasar Korea Selatan dan memperluas jaringan bisnis.

Menurutnya, partisipasi Indonesia dapat meningkatkan ekspor jasa, mempercepat komersialisasi IP lokal, dan membuka peluang kerja sama jangka panjang. URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026 menghadirkan lebih dari 100 seniman dari 15 negara. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budi Santoso Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Sistem Perdagangan BRICS
Mendag Budi Santoso Dorong Sistem Perdagangan Berbasis Aturan untuk UMKM
Indonesia dan Mesir Percepat Perundingan Dagang PTA dan FTA
Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia
Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Nilainya Rp232 Juta
Camilan Asal Tangerang Tembus Arab Saudi, Ekspor Perdana Bernilai Rp288 Juta
IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia
Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Kreator Indonesia Raup Peluang Rp17 Miliar di Pameran Seoul 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Budi Santoso Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Sistem Perdagangan BRICS

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Mendag Budi Santoso Dorong Sistem Perdagangan Berbasis Aturan untuk UMKM

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Indonesia dan Mesir Percepat Perundingan Dagang PTA dan FTA

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Berita Terbaru

Kesepakatan lisensi baru membuka jalan bagi remake Commodore Amiga berbasis FPGA. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kesepakatan Lisensi Baru Buka Jalan bagi Remake Commodore

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:00 WIB

Steam Frame dikabarkan bakal mengusung harga di atas USD 1.000. Kenaikan harga chip Qualcomm disebut menjadi penyebab utama lonjakan biaya ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Steam Frame Dikabarkan Bakal Berharga di Atas USD 1.000

Minggu, 9 Agu 2026 - 11:00 WIB