Gempa NTT M 7,7, Ibu dan 2 Anak Tewas Tertimbun Rumah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur.
(Posnews/REUTRES)

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur. (Posnews/REUTRES)

NUSA TENGGARA TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi memicu duka mendalam.

Seorang ibu dan dua anaknya dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan rumah di Manggarai Timur, sementara video proses evakuasi korban viral di media sosial.

Bencana itu terjadi di Desa Liang Deruk, Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diduga terjebak di dalam rumah ketika gempa mengguncang wilayah tersebut. Warga yang berada di lokasi berusaha mengevakuasi korban dari balik puing-puing bangunan yang roboh.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, membenarkan adanya tiga korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Latihan Berujung Maut, Dua Atlet Terjun Payung Tewas Tenggelam di Laut Pangandaran

“Ibu dan dua anak meninggal,” ujar Ahmad Zacky.

Video yang memperlihatkan seorang perempuan terbaring di tengah reruntuhan rumah dengan kondisi mengenaskan beredar luas di berbagai platform media sosial.

Rekaman itu memperlihatkan warga berupaya mengangkat material bangunan untuk mengevakuasi korban.

Gempa Susulan Terus Terjadi

BMKG mencatat gempa utama M 7,7 terjadi di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB dengan kedalaman 10 kilometer.

Hingga 08.45 WITA, BMKG telah merekam 44 kali gempa susulan, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi guncangan lanjutan.

Dampak gempa tidak hanya terjadi di Manggarai Timur. Pelabuhan El Say di Kabupaten Sikka juga dilaporkan mengalami kerusakan, dan BNPB menyatakan sedikitnya dua orang meninggal dunia serta satu orang mengalami luka-luka di wilayah Sikka.

Baca Juga :  Longsor Maut Deli Serdang: 5 Tewas, Rumah Tertimbun di Sembahe Sibolangit

BNPB Masih Mendata Korban dan Kerusakan

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa pendataan korban jiwa dan kerusakan bangunan masih terus dilakukan.

“Kami masih mendata jumlah korban dan kerusakan fasilitas serta rumah warga yang terdampak gempa,” kata Abdul Muhari.

Hingga kini, pemerintah bersama BMKG, BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan evakuasi, pencarian korban, dan pendataan kerusakan.

Kewaspadaan Tetap Menjadi Kunci

Gempa besar yang disertai puluhan gempa susulan menjadi pengingat bahwa wilayah Nusa Tenggara Timur berada di kawasan rawan aktivitas tektonik.

Karena itu, masyarakat diimbau menjauhi bangunan rusak, mengikuti arahan petugas, dan mengandalkan informasi resmi BMKG serta BNPB. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll
Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya
Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita
Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar
Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya
12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket
18 WNA Dideportasi dari Bali, 10 Terseret Dugaan Prostitusi dan 6 Overstay
Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita

Rabu, 30 September 2026 - 12:36 WIB

Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 06:16 WIB

Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya

Berita Terbaru