JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kemerdekaan tidak berhenti pada status sebagai bangsa yang berdaulat.
Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan melalui keberanian menjaga setiap jengkal wilayah Indonesia, melindungi masyarakat, serta menghadirkan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Sigit dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“81 tahun Indonesia merdeka. Kemerdekaan yang lahir dari perjuangan, tumbuh dalam persatuan, dan hidup dalam cita-cita besar bangsa,” kata Sigit melalui akun Instagram resminya.
Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat
Sigit menilai kemerdekaan bukan sekadar simbol berdirinya sebuah negara. Lebih dari itu, kemerdekaan harus memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menjalani kehidupan dengan aman, tenang, dan penuh harapan.
Karena itu, pengabdian menjaga Indonesia harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
“Dari daratan, lautan, udara, hingga ruang digital. Pengabdian terus bergerak mengikuti zaman, menjaga Indonesia,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keamanan nasional kini mencakup berbagai ruang, termasuk ruang digital yang semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Hukum Harus Berdiri Tegak
Selain keamanan, Sigit menekankan pentingnya keadilan dan penegakan hukum.
Ia menyebut negara yang merdeka harus mampu memberikan ruang bagi keadilan dan memastikan hukum berdiri tegak.
“Negeri yang merdeka harus memberikan ruang bagi keadilan, menjadi tempat hukum berdiri tegak, serta memastikan kebenaran tetap memiliki keberanian,” tutur Sigit.
Dengan demikian, kemerdekaan tidak hanya menjaga wilayah dari ancaman, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan institusi negara.
Kedaulatan Berjalan Bersama Kesejahteraan
Sigit juga mengaitkan kemerdekaan dengan kemandirian dan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, pembangunan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui sektor pertanian dan ketahanan pangan.
“Dari tanah yang kita jaga, tumbuh kemandirian. Dari setiap benih yang ditanam, hingga setiap hasil yang dipanen,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh elemen bangsa memiliki medan pengabdian yang berbeda.
Namun, semuanya harus bergerak menuju tujuan yang sama, yaitu menciptakan Indonesia yang aman dan mampu menatap masa depan dengan optimisme.
Pesan Kemerdekaan untuk Generasi Mendatang
Memasuki usia 81 tahun, Indonesia menghadapi tantangan yang terus berubah. Karena itu, Sigit mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan sekaligus memperkuat kemandirian.
Bangsa Indonesia harus mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga keamanan, menegakkan keadilan, memperkuat kemandirian, dan mewujudkan kesejahteraan.
“Dirgahayu Republik Indonesia. Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Merdeka, merdeka, merdeka!” tutup Sigit.
HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk mengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah.
Kemerdekaan adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga Indonesia tetap aman, bersatu, adil, dan sejahtera. **
Editor : Hadwan













