Konflik Warisan, Paman dan Keponakan Duel di Rembang Berujung Maut

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengevakusia jasad korban ke rumah sakit. (Posnews/Polres Rembang)

Polisi mengevakusia jasad korban ke rumah sakit. (Posnews/Polres Rembang)

REMBANG, POSNEWS.CO.ID – Pagi yang seharusnya diisi upacara kemerdekaan justru berubah menjadi tragedi berdarah di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Paman dan keponakan terlibat duel di jalan. Pertikaian itu berakhir tragis setelah Rohmat Supriyanto (49) tumbang dan meninggal dunia.

Polisi mengamankan AUM, remaja berusia 16 tahun yang terlibat dalam perkelahian tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa maut itu terjadi sekitar pukul 06.46 WIB, Senin (17/8/2026), di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Magersari. Saat itu, AUM sedang menuju sekolah untuk mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Motor Beradu, Emosi Meledak

Keributan bermula ketika AUM melintas di Jalan Raya Lingkar Selatan Rembang, kawasan Dukuh Jeruk, Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori.

Motor yang dikendarai AUM diduga dipepet dan disenggol Rohmat. AUM memilih melanjutkan perjalanan ke arah barat.

Namun, keduanya kembali bertemu di Jalan Nusa Indah.

Tepat di depan Hotel Green Doorz, Rohmat kembali memepet motor AUM hingga keduanya berhenti. Keduanya turun dari kendaraan.

Baca Juga :  Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT

Emosi yang semula memanas akhirnya meledak menjadi adu jotos.

Helm Berubah Jadi Alat Pukul

KBO Reskrim Polres Rembang Iptu Widodo Eko Prasetiyo mengatakan AUM turun dari motor sambil melepas helm.

Setelah itu, terjadi aksi saling pukul. Helm juga digunakan dalam perkelahian tersebut.

“Pelaku turun dari motor sambil melepaskan helm, kemudian terjadi pemukulan menggunakan helm dan saling pukul,” kata Widodo.

Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha menghentikan perkelahian. Namun, situasi berubah mengerikan.

Rohmat tiba-tiba terjatuh. Warga langsung memberikan pertolongan. Sayangnya, nyawa pria 49 tahun itu tidak tertolong.

Konflik Warisan Ikut Terseret

Polisi menemukan persoalan keluarga dalam hubungan paman dan keponakan tersebut.

Keduanya disebut sudah lama tidak harmonis. Perselisihan itu diduga berkaitan dengan perebutan harta warisan.

“Hubungan antarkeluarga keduanya memang sudah tidak harmonis karena sebelumnya ada konflik terkait perebutan harta warisan,” ujar Widodo.

Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan pemicu duel hingga kematian korban.

Remaja 16 Tahun Diamankan

Setelah Rohmat terjatuh, warga mengamankan AUM. Polisi kemudian membawa remaja tersebut ke Mapolres Rembang.

Baca Juga :  KJP 2 Pelaku Bullying Bocah Autis Kesetrum Tiang Listrik Dicabut, Satu Ditahan

Petugas juga menyita dua sepeda motor serta sebuah helm hitam merek Honda sebagai barang bukti.

Karena AUM masih berusia 16 tahun, polisi menerapkan mekanisme penanganan perkara anak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Jenazah Diperiksa, Keluarga Berduka

Tim Biddokkes Polda Jawa Tengah telah melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah Rohmat. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kepergian Rohmat meninggalkan duka mendalam. Salah satu anak korban menyebut ayahnya meninggalkan tiga anak, yakni dua laki-laki dan satu perempuan.

Polisi Bongkar Penyebab Duel Maut

Penyidik Polres Rembang masih mengusut kasus tersebut.

Polisi memeriksa saksi, mencermati barang bukti, serta mengkaji hasil pemeriksaan medis untuk mengungkap secara utuh penyebab kematian Rohmat.

Kasus ini menjadi tamparan keras bahwa konflik keluarga yang dibiarkan berlarut dapat berubah menjadi tragedi.

Persoalan warisan seharusnya diselesaikan melalui musyawarah atau jalur hukum. Bukan dengan adu fisik di jalan.

Pagi HUT RI yang seharusnya penuh semangat kemerdekaan justru meninggalkan duka. Satu nyawa melayang, sementara seorang remaja harus berhadapan dengan proses hukum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur
Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas
Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami
Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan
Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk
Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, 2 Petani Kakao
Kejutan Ultah Berujung Maut, Suami Tusuk Pria di Kos Istri hingga Tewas
Tak Terima Diputus, Pria di Palembang Siram Mantan Pacar Pakai Air Keras

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk

Berita Terbaru