Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli mendorong penerima santunan BPJS Ketenagakerjaan membangun usaha untuk memperkuat ekonomi keluarga. (Posnews/Kemnaker)

Menaker Yassierli mendorong penerima santunan BPJS Ketenagakerjaan membangun usaha untuk memperkuat ekonomi keluarga. (Posnews/Kemnaker)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Santunan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya bantuan untuk bertahan setelah musibah.

Pemerintah mendorong dana tersebut menjadi modal yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta ahli waris dan penerima manfaat menggunakan santunan secara bijak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya dengan mengembangkan usaha sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki.

β€œUang tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya untuk membuat atau menginisiasi sebuah usaha,” kata Yassierli dalam kegiatan Kick Start Nasional Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (18/8/2026).

Dari Santunan Menjadi Sumber Penghasilan

Menurut Yassierli, pemberian santunan tidak boleh menjadi akhir perlindungan sosial. Pemerintah perlu memastikan penerima manfaat memiliki peluang untuk kembali mandiri secara ekonomi.

Karena itu, pendampingan menjadi kunci. Penerima manfaat membutuhkan pelatihan, pembinaan, akses permodalan, hingga pendampingan ketika menjalankan usaha.

Dengan pola tersebut, dana santunan dapat menghasilkan nilai ekonomi lebih panjang. Keluarga penerima pun memiliki peluang membangun sumber pendapatan baru.

Baca Juga :  451 Perusahaan Buka 1.300 Lowongan Magang Nasional, Diluncurkan 15 Oktober 2025

Pengalaman Kemnaker Jadi Modal Pendampingan

Yassierli menyebut Kemnaker telah memiliki pengalaman membina tenaga kerja mandiri. Sekitar 1.000 pelaku usaha binaan menjadi bagian dari ekosistem tersebut.

Ia mencontohkan pelaku usaha kecil di Majalaya yang berhasil mengembangkan bisnis hingga mempekerjakan sekitar 10 orang.

Keberhasilan itu menunjukkan bahwa pendampingan yang tepat dapat mengubah penerima bantuan menjadi pelaku usaha sekaligus pencipta lapangan kerja.

Karena itu, Kemnaker siap bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan agar program pemberdayaan tidak perlu dimulai dari nol.

β€œIni tinggal kita sinergikan. Teman-teman dari BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu membangun dari awal karena kami sudah memiliki pipeline dan model pembinaannya,” ujar Yassierli.

Kolaborasi Jadi Kunci

Namun, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pemberdayaan penerima manfaat membutuhkan dukungan pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, perbankan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut penting agar penerima manfaat mendapat akses yang lebih luas. Mereka bukan hanya menerima dana, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan kesempatan mengembangkan usaha.

Baca Juga :  Hari Ibu 2025, Puan Maharani Ajak Perempuan Jaga Lingkungan Demi Masa Depan Bangsa

Inilah cara mengubah perlindungan sosial menjadi kekuatan ekonomi.

Pemagangan Nasional Targetkan 150 Ribu Peserta

Selain mendorong kewirausahaan, Kemnaker memperkuat program pemagangan nasional.

Pemerintah menargetkan 150 ribu peserta pada 2026. Program ini membantu lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman dan meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.

Dengan demikian, pemerintah mendorong dua jalur sekaligus. Penerima manfaat jaminan sosial diarahkan menjadi lebih mandiri, sementara generasi muda dipersiapkan menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Bantuan Harus Melahirkan Kemandirian

Pada akhirnya, keberhasilan jaminan sosial bukan hanya soal berapa besar santunan yang diberikan.

Ukuran yang lebih penting adalah seberapa jauh bantuan tersebut mampu membantu keluarga bangkit dan membangun masa depan.

Santunan dapat memenuhi kebutuhan hari ini. Namun, jika dikelola menjadi modal dan didukung pendampingan, dana tersebut berpeluang menjadi sumber penghasilan untuk hari esok.

Dari penerima manfaat menjadi pelaku usaha. Dari pelaku usaha menjadi pencipta lapangan kerja. Itulah semangat kemandirian ekonomi yang ingin dibangun pemerintah. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa
Tragedi Gempa NTT, 1.245 Orang Jadi Korban dan 27.700 Warga Mengungsi
BEM UI Demo di Bundaran HI, Polisi Ingatkan Massa Jaga Kepentingan Warga
Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Kapolresta Balikpapan yang Jadi Danup di Istana
KPK Awasi Bantuan Gempa NTT, Warga Diminta Laporkan Dugaan Penyalahgunaan
BEM UI Gelar Aksi Merebut Kemerdekaan di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan
Kolonel Priyo Handoyo: Jejak Prajurit Infanteri hingga Komandan Upacara HUT RI
Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Tragedi Gempa NTT, 1.245 Orang Jadi Korban dan 27.700 Warga Mengungsi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BEM UI Demo di Bundaran HI, Polisi Ingatkan Massa Jaga Kepentingan Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Kapolresta Balikpapan yang Jadi Danup di Istana

Berita Terbaru

Futures minyak sawit Malaysia berbalik naik pada Kamis setelah sempat melemah di tengah hari, mengikuti kinerja minyak nabati saingan di bursa Dalian. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Futures Sawit Malaysia Naik, Ikuti Kinerja Bursa Dalian

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:35 WIB

50 bus Sinar Jaya hangus terbakar di pangkalan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. (Posnews/ Disdamkarmat Kab. Bekasi)

JABODETABEK

50 Bus Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Mengamuk 5 Jam

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:17 WIB

Petugas pemadam kebakaran memerangi kebakaran hutan masif di Belgia timur dan pulau Salamina Yunani. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebakaran Hutan Landa Belgia dan Yunani, Dua Tewas

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:22 WIB