TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Rekaman video yang memperlihatkan seorang bocah bersimbah darah di pinggir jalan kawasan Munjul, Solear, Kabupaten Tangerang, menggemparkan warga.
Anak tersebut diduga menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (19/8/2026) sore, bukan 18 Agustus seperti informasi awal yang beredar. Polisi kini turun tangan untuk mengusut kasus tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam video yang beredar, bocah itu terlihat duduk di tepi jalan sambil memegangi tangan kanannya yang mengalami luka parah.
Darah tampak mengalir hingga membasahi permukaan jalan.
Seorang pria kemudian menghampiri dan menanyakan asal serta keberadaan teman korban.
Bocah tersebut mengaku berasal dari Cisoka. Ia mengatakan sebelumnya pergi bersama teman-temannya, tetapi kemudian ditinggalkan.
“Enggak tahu, saya ditinggalin,” ujar bocah tersebut dalam rekaman yang beredar.
Luka Parah, Korban Belum Bisa Bicara Banyak
Informasi yang beredar menyebut luka pada tangan korban sangat serius hingga disebut-sebut hampir putus.
Namun, polisi belum mengonfirmasi secara rinci tingkat keparahan luka tersebut.
Kasie Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Laksono Febrianto mengatakan korban saat ini masih menjalani perawatan medis sehingga belum dapat dimintai keterangan.
“Korban belum bisa dimintai keterangan, saat ini masih dalam pengobatan,” ujar Tri.
Kondisi tersebut membuat penyidik belum dapat menggali secara langsung kronologi pembacokan dari korban.
Polisi Amankan Teman Korban
Meski korban belum bisa diperiksa, polisi tetap bergerak. Petugas Polsek Cisoka telah menangani perkara tersebut dan mengamankan satu orang teman korban untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
“Kemarin dari rekan korban sudah diamankan sebagai saksi,” kata Tri.
Keterangan saksi diharapkan membantu polisi mengungkap siapa saja yang berada bersama korban sebelum kejadian serta bagaimana aksi kekerasan tersebut bermula.
Polisi Kejar Pelaku
Polisi masih mendalami dugaan pembacokan oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.
Karena korban belum dapat memberikan keterangan, penyidik mengandalkan keterangan saksi, rekaman video, serta bukti lain di lokasi kejadian.
Polisi juga perlu memastikan apakah kejadian tersebut benar merupakan aksi pembacokan yang dilakukan kelompok tidak dikenal atau terdapat rangkaian peristiwa lain yang mendahuluinya. **
Editor : Hadwan














