POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Asisten pribadi Presiden AS Donald Trump, Natalie Harp, mencuri perhatian publik internasional. Perempuan berusia 35 tahun tersebut memegang peran penting di lingkaran utama Gedung Putih. Selain itu, ia mengatur lalu lintas informasi harian untuk Presiden Trump.
Nama Harp mencuat setelah insiden penukaran pesawat Air Force One di Turki. Politisi Partai Demokrat Jon Ossoff bahkan melayangkan kritik tajam terkait kedekatan tersebut. Oleh karena itu, publik kini menyoroti sosok tangan kanan Trump ini.
Media menjuluki Harp sebagai “mesin cetak berjalan” karena selalu membawa pencetak dokumen portabel. Namun, ia sebenarnya menjalankan fungsi pengawal informasi utama bagi sang presiden. Selain itu, Harp mengelola unggahan akun Truth Social milik Trump.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Loyalitas tinggi Harp berakar dari pengalaman masa lalunya dalam melawan kanker tulang. Ia merasa program medis era Trump berhasil menyelamatkan nyawanya dari kematian. Oleh sebab itu, Harp memberikan kesetiaan penuh kepada sang presiden.
Juru bicara Gedung Putih Davis Ingle membela peran vital Harp dalam staf kepresidenan. Sementara itu, pihak oposisi terus mempertanyakan pengaruh kuat sang asisten di pemerintahan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














