Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Presiden AS Donald Trump membantah negosiasi dengan Iran. Ia mengklaim Selat Hormuz sebagai wilayah baru AS.

Trump menyampaikan pembantahan tersebut lewat platform Truth Social. Selanjutnya, ia menegaskan armada laut AS tetap mempertahankan blokade.

Selain itu, Trump mengunggah peta Selat Hormuz. Peta tersebut melabeli jalur energi vital itu sebagai wilayah AS.

Klaim ini membantah pernyataan utusan khusus Jared Kushner. Sebelumnya, Kushner mengklaim dialog kedua negara berjalan positif.

Sementara itu, militer Uni Emirat Arab memprotes serangan Iran. Iran meluncurkan dua rudal balistik ke wilayah laut UEA.

Pemerintah Iran menolak membuka kembali Selat Hormuz. Negosiator Mohammad Bagher Ghalibaf menuntut penghapusan sanksi minyak.

Baca Juga :  Trump Tuntut Akses Total Greenland Tanpa Batas Waktu

Ia juga meminta AS membayar ganti rugi perang. Oleh karena itu, krisis energi global ini terus meluas.

Langkah Trump mengklaim wilayah asing bukan hal baru. Sebelumnya, ia mengancam mencaplok Kanada, Greenland, dan Gaza.

Akibatnya, lonjakan harga energi terus membebankan konsumen Amerika. Situasi ini mengancam posisi politik Trump menjelang pemilu sela.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia
Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX
Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan
Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard
Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis
Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal
Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit
Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Berita Terbaru

Intelijen AS mengungkap kampanye disinformasi Rusia berbasis AI yang menyasar kandidat Partai Demokrat menjelang pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:17 WIB