Andy Burnham Luncurkan Program Penanganan Tunawisma

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham meluncurkan program darurat penanganan tunawisma serta menyumbangkan 15 persen gajinya untuk menghentikan fenomena tunawisma. Dok: Istimewa.

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham meluncurkan program darurat penanganan tunawisma serta menyumbangkan 15 persen gajinya untuk menghentikan fenomena tunawisma. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, LONDON — Perdana Menteri Inggris Andy Burnham meluncurkan program darurat penanganan tunawisma jalanan. Langkah politik ini bertujuan menyediakan tempat tinggal layak bagi warga sebelum Hari Natal. Selain itu, Burnham berjanji menyumbangkan 15 persen gajinya untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut.

Pemerintah Inggris mengalokasikan dana tambahan sebesar 442 juta pounsterling. Anggaran ini menyasar wilayah yang menghadapi krisis pemukiman paling parah. Oleh karena itu, pemerintah optimistis mampu menyediakan tempat penampungan darurat serta hunian permanen.

Baca Juga :  Vandalisme Swastika di Queens Picu Krisis Keamanan dan Politik

Burnham menegaskan komitmen pribadinya melalui majalah The Big Issue. Ia menyumbangkan sebagian gaji tahunannya untuk memimpin aksi nyata dari depan. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung langkah pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data resmi mencatat jumlah tunawisma jalanan mencapai 4.793 jiwa pada tahun lalu. Sementara itu, lembaga amal Shelter memperkirakan total tunawisma mencakup 382.000 orang. Fenomena ini memicu kekhawatiran krisis sosial yang kian meluas.

Baca Juga :  Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10

Sekretaris Perumahan Angela Rayner mendukung penuh percepatan program penampungan ini. Namun, juru bicara oposisi James Cleverly mengkritik ketiadaan rincian eksekusi anggaran. Meskipun demikian, pemerintah terus mempercepat persiapan KTT nasional penanganan tunawisma.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Israel Benjamin Netanyahu Targetkan Turki di Suriah
Sosok Natalie Harp, Asisten Setia Donald Trump
Kebocoran Gameplay dan Peta GTA 6 Picu Langkah Hukum
ABC dan Disney Menggugat FCC Terkait Ancaman Pencabutan
Kapal Perang AS USS Benfold Mati Listrik Empat Hari
Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS
Rekor Serangan Pekerja Kemanusiaan Capai Puncak Tertinggi
Petani Jepang Ubah Jadwal Kerja Jadi Malam Hari

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:43 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu Targetkan Turki di Suriah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Andy Burnham Luncurkan Program Penanganan Tunawisma

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Sosok Natalie Harp, Asisten Setia Donald Trump

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kebocoran Gameplay dan Peta GTA 6 Picu Langkah Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:02 WIB

ABC dan Disney Menggugat FCC Terkait Ancaman Pencabutan

Berita Terbaru

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melancarkan serangan udara ke Suriah utara dekat perbatasan Turki serta menjadikan Presiden Erdogan sebagai target kampanye politik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Israel Benjamin Netanyahu Targetkan Turki di Suriah

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:43 WIB

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham meluncurkan program darurat penanganan tunawisma serta menyumbangkan 15 persen gajinya untuk menghentikan fenomena tunawisma. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Andy Burnham Luncurkan Program Penanganan Tunawisma

Jumat, 21 Agu 2026 - 09:35 WIB

Ilustrasi, petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak

Jumat, 21 Agu 2026 - 09:30 WIB

Natalie Harp, asisten pribadi Presiden AS Donald Trump berusia 35 tahun, menjadi sorotan setelah insiden keamanan udara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sosok Natalie Harp, Asisten Setia Donald Trump

Jumat, 21 Agu 2026 - 09:26 WIB