Hong Kong Vonis Bersalah 2 Pemimpin Peringatan Tiananmen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang selama puluhan tahun menggelar peringatan tragedi Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang selama puluhan tahun menggelar peringatan tragedi Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, HONG KONG — Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang dibubarkan. Kelompok ini selama puluhan tahun menggelar peringatan tahunan tragedi Tiananmen 1989 di Beijing.

Simbol Kebebasan yang Kini Terlarang

Peringatan publik ini dulunya legal di Hong Kong dan sempat menjadi simbol kebebasan relatif kota tersebut dibanding China daratan. Namun, kondisi ini berubah drastis setelah pemerintah mengesahkan undang-undang keamanan nasional.

Lee Cheuk-yan, 69 tahun, dan Chow Hang-tung, 41 tahun, didakwa dengan tuduhan hasutan menggulingkan kekuasaan negara. Dakwaan ini membawa ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara di bawah Undang-Undang Keamanan Nasional (NSL) yang China terapkan.

Keduanya masing-masing menjabat mantan ketua dan wakil ketua Hong Kong Alliance in Support of Patriotic Democratic Movements of China, kelompok yang kini telah dibubarkan.

Dasar Putusan Tiga Hakim Keamanan Nasional

Putusan yang tiga hakim keamanan nasional pilihan pemerintah keluarkan menyatakan penggunaan berulang frasa “akhiri kediktatoran satu partai” secara damai tetap melanggar NSL. Bukan tindakan politik atau keyakinan lain yang menjadi dasar pelanggaran tersebut.

Para hakim menyatakan dalam putusan setebal 16 halaman bahwa terdakwa bermaksud membuat orang lain kehilangan kepercayaan terhadap Partai Komunis China. Mereka menyebut terdakwa memicu permusuhan dan menyebabkan perpecahan demi merusak sistem dasar fundamental negara.

Hakim menegaskan meski terdakwa meyakini tindakan perlawanan mereka tidak melibatkan kekerasan atau ancaman kekerasan, tindakan tersebut tetap melanggar NSL. Pelanggaran ini membawa risiko hukuman penjara jangka panjang bagi para pelakunya.

Baca Juga :  Putra Mahkota Terakhir Iran: Rezim Akan Runtuh

Latar Belakang Pengesahan NSL

Pemerintah mengesahkan NSL pada 2020, secara signifikan memperluas kekuasaan pemerintah China dan Hong Kong. Undang-undang ini muncul setelah berbulan-bulan protes pro-demokrasi yang terkadang berujung kekerasan mengguncang Hong Kong pada 2019.

Albert Ho, 74 tahun, mantan ketua Aliansi sekaligus mantan ketua Partai Demokrat oposisi terbesar kota tersebut, sebelumnya mengaku bersalah atas dakwaan serupa. Aliansi ini selama puluhan tahun memimpin peringatan tahunan tragedi Tiananmen 1989 di Hong Kong, hingga pengesahan NSL menghentikan tradisi tersebut pada 2020.

Status Penahanan dan Sidang Mendatang

Lee dan Ho telah menjalani penahanan sejak 2021. Sidang keringanan hukuman dijadwalkan mulai berlangsung akhir bulan ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanada Lolos dari Tarif 50 Persen Usai Kesepakatan Dagang
Uni Emirat Arab Putus Perdagangan dengan Iran
Ukraina Angkat Yevhenii Khmara Sebagai Menhan Baru
Presiden AS Donald Trump Pamer Pembangunan Helipad
Donald Trump Jadwalkan Pertemuan dengan Kim Jong Un
PM Israel Benjamin Netanyahu Targetkan Turki di Suriah
Andy Burnham Luncurkan Program Penanganan Tunawisma
Sosok Natalie Harp, Asisten Setia Donald Trump

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Hong Kong Vonis Bersalah 2 Pemimpin Peringatan Tiananmen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Kanada Lolos dari Tarif 50 Persen Usai Kesepakatan Dagang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Uni Emirat Arab Putus Perdagangan dengan Iran

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Ukraina Angkat Yevhenii Khmara Sebagai Menhan Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Presiden AS Donald Trump Pamer Pembangunan Helipad

Berita Terbaru

Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang selama puluhan tahun menggelar peringatan tragedi Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hong Kong Vonis Bersalah 2 Pemimpin Peringatan Tiananmen

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:59 WIB

Game Science mendadak merilis trailer gameplay berdurasi 15 menit untuk Black Myth: Zhong Kui. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:30 WIB

Morgan Stanley memprediksi harga memori DDR4 melonjak sekitar 50 persen pada kuartal ketiga 2026. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Harga Memori DDR4 Diprediksi Melonjak 50% pada Kuartal III

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

Tool overclocking HYDRA memungkinkan pemilik kartu grafis NVIDIA RTX 50 series mendapatkan performa ekstra, meski konsumsi daya dan suhu ikut meningkat sebagai konsekuensinya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HYDRA, Tool Overclocking yang Buka Potensi Ekstra RTX 50

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:48 WIB