POSNEWS.CO.ID, TOKYO — Badan cuaca Jepang mengeluarkan peringatan hujan lebat khusus untuk sejumlah area di Prefektur Fukui pada Minggu. Sekitar 400.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat di tengah laporan tanah longsor dan kendaraan terjebak di jalan banjir.
Peringatan Level 5 di Tiga Kota
Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan Level 5, level tertinggi untuk hujan lebat. Peringatan ini berlaku bagi kota Fukui, Ono, dan Katsuyama, menandakan bencana kemungkinan telah terjadi atau akan segera terjadi.
Badan tersebut kemudian menurunkan status menjadi Level 4. Namun, status ini tetap berarti warga di area terdampak harus mengungsi segera.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Banjir dan Kerusakan Infrastruktur
Rumah dan jalan tergenang, sementara sungai-sungai meluap akibat hujan deras. Kementerian Pekerjaan Umum, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata mempertimbangkan langkah darurat membuang air dari bendungan di Sakai.
Langkah ini bertujuan menambah kapasitas tampungan seiring permukaan air terus naik. Dalam 24 jam hingga Minggu pagi, Katsuyama, Sakai, dan Fukui mencatat curah hujan rekor lebih dari 300 milimeter.
Seorang pria berusia 30-an di Katsuyama menyatakan situasi akan berbahaya jika permukaan air terus naik. Ia berharap hujan segera mereda demi keselamatan warga sekitar.
Prakiraan Hujan Lanjutan di Jepang Timur Laut
Sebelumnya, badan cuaca sempat memperingatkan kemungkinan mengeluarkan peringatan serupa untuk area lain. Hujan lebat diperkirakan terus mengguyur Jepang timur laut hingga Senin, seiring kondisi atmosfer yang tetap tidak stabil.
Wilayah Hokuriku, termasuk Fukui, berpotensi menerima hujan hingga 120 milimeter. Sementara itu, wilayah Chugoku diperkirakan menerima 60 milimeter dalam 24 jam hingga pukul 12.00 Senin, menurut badan tersebut.
Rentetan Bencana Hujan Sebelumnya
Sejumlah wilayah Jepang telah dilanda hujan lebat dalam beberapa pekan terakhir. Peringatan Level 5 sempat berlaku di Prefektur Chiba pertengahan Agustus, menewaskan 13 orang dan memaksa ribuan warga mengungsi sementara.
Lebih dari 4.000 rumah rusak dan ribuan mobil ditinggalkan di jalanan akibat bencana tersebut. Prefektur Ishikawa dan Toyama juga menerima hujan lebat setelah badan cuaca mengeluarkan peringatan level tertinggi pada Kamis.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














