Jepang Keluarkan Peringatan Hujan Level Tertinggi di Fukui

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jepang keluarkan peringatan hujan lebat Level 5 di Fukui, memaksa 400.000 warga waspada di tengah tanah longsor dan banjir. Dok: Istimewa.

Jepang keluarkan peringatan hujan lebat Level 5 di Fukui, memaksa 400.000 warga waspada di tengah tanah longsor dan banjir. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, TOKYO — Badan cuaca Jepang mengeluarkan peringatan hujan lebat khusus untuk sejumlah area di Prefektur Fukui pada Minggu. Sekitar 400.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat di tengah laporan tanah longsor dan kendaraan terjebak di jalan banjir.

Peringatan Level 5 di Tiga Kota

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan Level 5, level tertinggi untuk hujan lebat. Peringatan ini berlaku bagi kota Fukui, Ono, dan Katsuyama, menandakan bencana kemungkinan telah terjadi atau akan segera terjadi.

Badan tersebut kemudian menurunkan status menjadi Level 4. Namun, status ini tetap berarti warga di area terdampak harus mengungsi segera.

Banjir dan Kerusakan Infrastruktur

Rumah dan jalan tergenang, sementara sungai-sungai meluap akibat hujan deras. Kementerian Pekerjaan Umum, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata mempertimbangkan langkah darurat membuang air dari bendungan di Sakai.

Langkah ini bertujuan menambah kapasitas tampungan seiring permukaan air terus naik. Dalam 24 jam hingga Minggu pagi, Katsuyama, Sakai, dan Fukui mencatat curah hujan rekor lebih dari 300 milimeter.

Seorang pria berusia 30-an di Katsuyama menyatakan situasi akan berbahaya jika permukaan air terus naik. Ia berharap hujan segera mereda demi keselamatan warga sekitar.

Prakiraan Hujan Lanjutan di Jepang Timur Laut

Sebelumnya, badan cuaca sempat memperingatkan kemungkinan mengeluarkan peringatan serupa untuk area lain. Hujan lebat diperkirakan terus mengguyur Jepang timur laut hingga Senin, seiring kondisi atmosfer yang tetap tidak stabil.

Baca Juga :  Brimob Polri Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana Agam Lewat Flying Fox Mini

Wilayah Hokuriku, termasuk Fukui, berpotensi menerima hujan hingga 120 milimeter. Sementara itu, wilayah Chugoku diperkirakan menerima 60 milimeter dalam 24 jam hingga pukul 12.00 Senin, menurut badan tersebut.

Rentetan Bencana Hujan Sebelumnya

Sejumlah wilayah Jepang telah dilanda hujan lebat dalam beberapa pekan terakhir. Peringatan Level 5 sempat berlaku di Prefektur Chiba pertengahan Agustus, menewaskan 13 orang dan memaksa ribuan warga mengungsi sementara.

Lebih dari 4.000 rumah rusak dan ribuan mobil ditinggalkan di jalanan akibat bencana tersebut. Prefektur Ishikawa dan Toyama juga menerima hujan lebat setelah badan cuaca mengeluarkan peringatan level tertinggi pada Kamis.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB