Karhutla Jadi Perhatian Prabowo, Aparat Diminta Usut Korporasi

Rabu, 2 September 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/YouTube)

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/YouTube)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto kembali memperketat perhatian terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia menerima Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (1/9/2026).

Pertemuan itu membahas situasi nasional dan perkembangan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Sumatra serta Kalimantan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo menerima laporan langsung mengenai kondisi di lapangan dan langkah pengendalian yang telah dilakukan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas lembaga. Langkah ini diperlukan agar kebakaran cepat dikendalikan dan tidak meluas.

September Jadi Periode Rawan

Ancaman karhutla belum berakhir. Kementerian Kehutanan menyebut penanganan sepanjang Agustus menunjukkan tren membaik.

Namun, pemerintah meminta semua pihak tetap waspada karena fenomena cuaca ekstrem El Niño diperkirakan mencapai puncaknya pada September.

Baca Juga :  Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Sidang Kabinet di Halaman Istana

Kondisi tersebut membuat lahan lebih mudah kering dan api berpotensi cepat meluas. Karena itu, pencegahan menjadi sama pentingnya dengan pemadaman.

Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi

Prabowo sebelumnya telah memberikan perintah tegas kepada aparat penegak hukum.

Dalam rapat penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, pada 24 Agustus 2026, ia meminta polisi, kejaksaan, dan intelijen menyelidiki dugaan keterlibatan korporasi.

Jika perusahaan terbukti atau terindikasi memerintahkan pembakaran untuk membuka lahan, Prabowo meminta izin usahanya dicabut.

“Saya minta polisi, kejaksaan, selidiki. Intelijen, selidiki. Kalau ada indikasi, segera laporan, kita segera cabut,” tegas Prabowo.

Sikap itu menunjukkan pemerintah tidak ingin karhutla hanya diselesaikan setelah api membesar. Penindakan terhadap pihak yang sengaja membakar lahan juga harus berjalan.

TNI-Polri Diminta Bergerak Cepat

Dalam pertemuan di Hambalang, sejumlah pejabat tinggi TNI-Polri turut hadir.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Berkedok Kencan di Tangerang

Di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Mensesneg Prasetyo Hadi, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Koordinasi tersebut menjadi penting karena karhutla bukan hanya persoalan lingkungan. Asap kebakaran dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, transportasi, hingga kualitas udara.

Warga Juga Punya Peran

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Praktik tersebut berisiko menimbulkan kebakaran besar, terutama ketika kondisi lahan kering dan angin bertiup kencang.

Karena itu, edukasi dan pencegahan harus berjalan bersamaan dengan penegakan hukum.

Masyarakat dapat membantu dengan tidak membakar lahan, segera melaporkan titik api, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pesan pemerintah semakin jelas: karhutla harus dicegah sebelum berubah menjadi bencana yang mengancam manusia dan lingkungan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Izin Tambang Emas PT KEL di Nabire Dicabut, Satgas Temukan Pelanggaran
25.338 Titik Panas Terdeteksi di Enam Provinsi, Kalteng Terbanyak
Sengketa Lahan Summarecon Berujung Dugaan Suap, KPK Telusuri Uang Rp800 Juta
Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi
Badan Kapal Masih Panas, Polisi Belum Bisa Olah TKP KMP Batumandi
103 Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor, Dapur Penyedia Disetop 20 Hari
11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing
Beras Fortifikasi Dijual Mahal, 25 Merek Tak Penuhi Syarat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Izin Tambang Emas PT KEL di Nabire Dicabut, Satgas Temukan Pelanggaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27 WIB

25.338 Titik Panas Terdeteksi di Enam Provinsi, Kalteng Terbanyak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Sengketa Lahan Summarecon Berujung Dugaan Suap, KPK Telusuri Uang Rp800 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Aduan Warga Berujung Razia Kalibata City, 45 WNA Jalani Pemeriksaan Imigrasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Badan Kapal Masih Panas, Polisi Belum Bisa Olah TKP KMP Batumandi

Berita Terbaru

EA DICE dan Respawn Entertainment dikabarkan berkolaborasi menggarap Star Wars Battlefront 3, menggeser keterlibatan studio Bungie. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

DICE dan Respawn Dikabarkan Berduet Kembangkan Star Wars

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:32 WIB

Menlu AS Marco Rubio sebut pembatasan akses Starlink di Ukraina merupakan wewenang SpaceX dan Elon Musk, bukan Gedung Putih. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:28 WIB

Elon Musk melayangkan ancaman terbuka kepada Partai Demokrat yang berencana menyelidiki peran pemerintahannya usai pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:23 WIB