JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aktivitas Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya digerakkan oleh kapal, kontainer, dan arus logistik.
Di balik kesibukan tersebut, ada ribuan pekerja yang setiap hari mengandalkan tenaga untuk memastikan kegiatan bongkar muat berjalan lancar.
Karena itu, keluarga Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) mendapat perhatian dalam kegiatan bakti sosial yang digelar KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan bertajuk “Sinergi Mengabdi Bea Cukai & Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berbagi untuk TKBM” tersebut berlangsung di area KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok.
Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap pekerja pelabuhan dan keluarganya.
TKBM Punya Peran Penting
Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi mengatakan TKBM merupakan bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas pelabuhan.
Menurut dia, pekerjaan bongkar muat membutuhkan tenaga, disiplin, sekaligus tanggung jawab besar.
“Di balik aktivitas pelabuhan terdapat para pekerja yang setiap hari menjalankan perannya dengan tenaga, disiplin, dan tanggung jawab.”
Karena itu, Adhang berharap kegiatan sosial tersebut tidak berhenti sebagai acara seremonial. Sebaliknya, kebersamaan antara pemerintah, pekerja dan masyarakat harus terus diperkuat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kebersamaan serta menghadirkan kepedulian yang dapat dirasakan oleh TKBM dan keluarganya,” ujarnya.
Anak TKBM Dapat Pemeriksaan Gigi Gratis
Suasana kegiatan semakin menarik ketika anak-anak keluarga TKBM mendapat layanan pemeriksaan gigi gratis melalui Dental Van Ambulance.
Layanan kesehatan tersebut didukung Yayasan Berkah Bersama Dental Van Ambulance. Sejumlah dokter gigi relawan dan dokter gigi muda dari Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) turut memberikan pelayanan.
Langkah ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan. Anak-anak juga diperkenalkan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini.
Sebab, masalah gigi yang dibiarkan dapat mengganggu kenyamanan anak, termasuk ketika makan, tidur maupun menjalani aktivitas belajar.
Dengan pemeriksaan sejak awal, potensi gangguan kesehatan gigi dapat diketahui lebih cepat sehingga orang tua bisa mengambil langkah lanjutan.
Sinergi Tak Berhenti di Pelabuhan
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta Brigjen Pol Armaini, S.I.K., selaku tokoh masyarakat Tanjung Priok.
Hadir pula Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara, Novel Baswedan.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi doorstop bersama media. Namun, perhatian utama tetap tertuju pada anak-anak keluarga TKBM yang memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Di sisi lain, kegiatan ini memperlihatkan bahwa tugas aparat dan instansi pemerintah tidak hanya berkaitan dengan pelayanan, pengawasan, maupun penegakan aturan.
Ada pula sisi kemanusiaan yang perlu terus dijaga.
Gotong Royong untuk Pelabuhan yang Inklusif
Bea Cukai Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sinergi tersebut dilakukan bukan hanya dalam pelaksanaan tugas kepabeanan dan cukai, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Terlebih, kawasan Pelabuhan Tanjung Priok merupakan salah satu simpul penting aktivitas logistik nasional.
Karena itu, lingkungan pelabuhan membutuhkan kerja sama banyak pihak agar tetap aman, produktif dan inklusif.
Pada akhirnya, perhatian kepada keluarga TKBM menjadi pengingat bahwa kelancaran roda ekonomi juga ditopang oleh manusia di baliknya.
Ketika pekerja pelabuhan dihargai dan keluarganya diperhatikan, semangat gotong royong tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terasa di tengah masyarakat. MR
Editor : Hadwan














