SURABAYA, POSNEWS.CO.ID – Sepersekian detik kehilangan kesadaran berubah menjadi petaka di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur.
Toyota Alphard hitam melaju tak terkendali dan menghantam kendaraan yang berada di depannya.
Sedikitnya 10 sepeda motor dan tiga mobil menjadi korban tabrakan beruntun tersebut. Sebuah gerobak bakso juga ikut dihantam hingga rusak parah dan dagangannya berhamburan di jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kecelakaan terjadi pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Sedikitnya lima orang kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Pengemudi Alphard bernopol N 1882 ACI, Yusuf (52), kini telah diamankan polisi. Ia mengaku tubuhnya sedang tidak fit dan mengantuk setelah mengonsumsi obat.
Ketiduran Saat Lampu Merah
Yusuf menceritakan, sebelum kecelakaan terjadi, dirinya berhenti ketika lampu lalu lintas menyala merah. Saat itulah rasa kantuk datang.
“Saya berhenti, ngantuk, ketiduran. Terus didokdok (diketuk kaca mobilnya), keliru nginjek gas saya. Gak sadar saya,” kata Yusuf, Rabu (9/9/2026).
Menurut pengakuannya, ia baru menyadari kesalahan setelah mobil bergerak. Bukannya menginjak rem, kaki Yusuf justru menginjak pedal gas.
Alphard kemudian meluncur dan menghantam kendaraan di depannya. Dalam hitungan detik, satu benturan berubah menjadi kecelakaan beruntun.
Yusuf juga mengakui dirinya mengantuk setelah meminum obat karena kondisi tubuhnya sedang tidak enak badan.
Sebelumnya Tabrak Mobil di Lampu Merah
Rangkaian kecelakaan ternyata tidak berhenti di satu titik.
Sebelum mencapai Jalan Menur Pumpungan, Alphard disebut lebih dulu terlibat tabrakan dengan kendaraan lain di sekitar perempatan Jalan Arief Rahman Hakim.
Setelah itu, kendaraan tersebut terus bergerak hingga menghantam sejumlah kendaraan di Jalan Menur Pumpungan.
Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian tersebut. Karena itu, penyebab kecelakaan tidak semata-mata disimpulkan dari pengakuan pengemudi.
Kanit Lantas Polsek Sukolilo Ipda Bambang Sutrisno mengatakan pengemudi telah dibawa ke Polsek Sukolilo untuk menjalani penyidikan. Polisi juga masih mendalami kondisi Yusuf saat kecelakaan terjadi.
Motor Ringsek, Bakso Berserakan
Dampak kecelakaan terlihat mengenaskan. Sejumlah sepeda motor mengalami kerusakan berat setelah dihantam Alphard.
Bagian depan Alphard juga ringsek. Kaca depan kendaraan terlihat pecah, sementara kendaraan lain yang berada di sekitar lokasi mengalami kerusakan akibat benturan beruntun.
Yang paling memprihatinkan, sebuah gerobak bakso ikut menjadi korban. Gerobak tersebut rusak parah, sedangkan dagangan yang seharusnya menjadi sumber penghasilan pedagang justru berserakan di jalan.
Bagi pedagang kecil, kerusakan gerobak dan hilangnya dagangan bukan sekadar persoalan benda. Peristiwa itu dapat berarti hilangnya pemasukan pada hari tersebut.
Warga Nyaris Main Hakim Sendiri
Suasana di lokasi sempat memanas. Warga yang geram mendatangi pengemudi Alphard setelah kecelakaan terjadi.
Yusuf bahkan nyaris menjadi sasaran amukan massa. Polisi kemudian mengamankannya untuk mencegah tindakan main hakim sendiri sekaligus menjalankan proses hukum.
Tindakan warga dapat dipahami sebagai reaksi spontan setelah melihat banyak kendaraan menjadi korban.
Namun, proses hukum tetap harus berjalan agar penyebab dan tanggung jawab dalam kecelakaan tersebut dapat dipastikan berdasarkan bukti.
Lima Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Laporan terbaru menyebut sedikitnya lima orang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Sebelumnya, petugas di lokasi melihat sejumlah korban mengalami luka pada bagian kepala dan kaki. Salah seorang korban bahkan sempat dilaporkan tidak sadarkan diri sebelum dievakuasi.
Polisi bersama petugas medis kemudian melakukan penanganan terhadap para korban.
Sementara itu, kendaraan yang terlibat membuat arus lalu lintas di Jalan Menur Pumpungan sempat tersendat parah.
Petugas mengamankan lokasi dan melakukan penanganan terhadap kendaraan yang rusak.
Mengantuk Jangan Dipaksakan
Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi pengemudi. Rasa kantuk bukan gangguan kecil yang bisa dianggap sepele, terlebih ketika seseorang mengendalikan kendaraan di jalan raya.
Pengemudi yang mengonsumsi obat juga perlu memperhatikan aturan pakai dan kemungkinan efek samping seperti mengantuk.
Jika tubuh tidak fit atau mulai kehilangan konsentrasi, pilihan paling aman adalah berhenti dan beristirahat.
Jangan memaksakan diri mengemudi hanya karena perjalanan tinggal sebentar. Beberapa menit berhenti jauh lebih murah dibandingkan risiko kehilangan nyawa atau menyebabkan orang lain menjadi korban. **
Editor : Hadwan













