Mengungkap Fakta Konsumsi Air di Balik Infrastruktur AI

Selasa, 15 September 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mengungkap fakta apakah AI boros air. Simak penjelasan mengenai penggunaan air pada sistem pendingin data center dan inovasi closed-loop cooling. Dok: Istimewa.

Mengungkap fakta apakah AI boros air. Simak penjelasan mengenai penggunaan air pada sistem pendingin data center dan inovasi closed-loop cooling. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Penggunaan kecerdasan buatan memicu pembahasan hangat terkait dampak lingkungan. Banyak pihak mengkhawatirkan operasional sistem AI berpotensi menguras persediaan air bersih dunia.

Namun, teknologi AI sendiri tidak mengonsumsi air secara langsung. Sistem AI merupakan perangkat lunak yang berjalan di dalam jaringan server. Kebutuhan air sebenarnya berasal dari sistem pendingin fasilitas pusat data.

Kebutuhan Pendinginan Server dan Beban Komputasi AI

Pusat data menampung ribuan server yang bekerja memproses data secara terus-menerus. Pemrosesan model AI generatif membutuhkan daya komputasi yang sangat besar.

Aktivitas komputasi yang tinggi menghasilkan suhu panas berlebih pada komponen server. Oleh karena itu, pengelola fasilitas membutuhkan sistem pendingin untuk menjaga kinerja perangkat. Beberapa pusat data memanfaatkan air guna memindahkan panas dari ruangan server.

Variasi Teknologi Pendingin dan Inovasi Industri

Tidak semua fasilitas pusat data menggunakan sistem pendinginan berbasis air. Penggunaan air sangat bergantung pada lokasi geografis dan desain arsitektur fasilitas.

Sejumlah perusahaan teknologi mulai menerapkan teknologi pendingin sirkulasi tertutup. Sistem closed-loop liquid cooling memutar cairan pendingin tanpa menyedot pasokan air baru. Selain itu, pengembang terus berinvestasi untuk meningkatkan efisiensi energi secara menyeluruh.

Baca Juga :  Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi

Tantangan Efisiensi dan Keberlanjutan Lingkungan

Popularitas layanan kecerdasan buatan terus meningkat pesat di seluruh dunia. Kondisi ini menuntut lonjakan kapasitas infrastruktur pusat data secara global.

Oleh sebab itu, industri teknologi menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Para ahli mendorong penerapan teknologi komputasi yang ramah lingkungan. Dengan demikian, pengembangan AI dapat berjalan secara efisien dan berkelanjutan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Visa Gandeng MOONTON dan Bank Jago: Hadirkan Kartu Debit
GameSir Rilis Controller G7 Pro Edisi Vice City GTA 6
Strava Gandeng Google Gemini Hadirkan Analisis Performa
Fujifilm Gelontorkan 10 Miliar Yen Genjot Produksi Pita Magnetik
Honkai: Star Rail Version 4.7 Rilis 11 November: Debut Aeon Aha
Samsung Luncurkan Fitur Deteksi Sleep Apnea Berbasis AI
Android 17 Resmi Bergulir: Simak Jadwal Lengkap Pembaruan
Samsung Garap Tablet Lipat Raksasa 17 Inci

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:52 WIB

Visa Gandeng MOONTON dan Bank Jago: Hadirkan Kartu Debit

Minggu, 1 November 2026 - 16:00 WIB

GameSir Rilis Controller G7 Pro Edisi Vice City GTA 6

Minggu, 1 November 2026 - 15:49 WIB

Strava Gandeng Google Gemini Hadirkan Analisis Performa

Minggu, 1 November 2026 - 13:34 WIB

Honkai: Star Rail Version 4.7 Rilis 11 November: Debut Aeon Aha

Minggu, 1 November 2026 - 12:31 WIB

Samsung Luncurkan Fitur Deteksi Sleep Apnea Berbasis AI

Berita Terbaru

Visa kolaborasi dengan MOONTON dan Bank Jago rilis kartu debit edisi terbatas MLBB M8 serta jadi sponsor M Series. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Visa Gandeng MOONTON dan Bank Jago: Hadirkan Kartu Debit

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:52 WIB

GameSir merilis controller G7 Pro edisi Sunset Boulevard dan Ocean Breeze bernuansa Vice City GTA 6. Simak spesifikasi sensor TMR. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

GameSir Rilis Controller G7 Pro Edisi Vice City GTA 6

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:00 WIB

Strava resmi terintegrasi dengan Google Gemini via Connected Apps. Simak cara menghubungkan akun dan keunggulan analisis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Strava Gandeng Google Gemini Hadirkan Analisis Performa

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:49 WIB