Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Blokir Grok AI

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perang informasi di ruang digital. Video AI yang menggambarkan tentara AS ditawan Iran hingga kehancuran kota-kota Israel membanjiri platform X, menguji kebijakan baru Elon Musk dalam memberantas disinformasi. Dok: Istimewa.

Perang informasi di ruang digital. Video AI yang menggambarkan tentara AS ditawan Iran hingga kehancuran kota-kota Israel membanjiri platform X, menguji kebijakan baru Elon Musk dalam memberantas disinformasi. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Indonesia mengambil langkah tegas dan bersejarah dalam regulasi kecerdasan buatan. Pada hari Sabtu, pemerintah secara resmi memblokir sementara chatbot Grok milik Elon Musk. Keputusan ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang memutus akses ke alat AI tersebut akibat kekhawatiran mendalam mengenai konten pornografi yang dihasilkannya.

Langkah berani ini mengikuti gelombang kecaman global. Pemerintah di seluruh Eropa dan Asia sebelumnya telah meningkatkan pengawasan regulasi. Bahkan, beberapa otoritas mulai membuka penyelidikan terhadap konten seksual yang dihasilkan oleh aplikasi tersebut.

Pelanggaran HAM Digital

Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, tidak main-main dalam pernyataannya. Ia menegaskan pandangan pemerintah terhadap bahaya teknologi ini bagi martabat manusia.

Baca Juga :  Avatar & Alter Ego: Krisis Identitas di Era Metaverse

“Pemerintah memandang praktik deepfake seksual non-konsensual sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan warga negara di ruang digital,” tegas Meutya dalam keterangan resminya.

Tindak lanjutnya, kementerian telah memanggil pejabat X (sebelumnya Twitter) untuk membahas masalah ini secara langsung. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memang dikenal menerapkan regulasi ketat yang melarang distribusi konten cabul secara daring.

Respons xAI: “Media Lama Berbohong”

xAI, startup di balik Grok, bereaksi terhadap tekanan global ini. Pada hari Kamis, mereka mengumumkan pembatasan fitur pembuatan dan penyuntingan gambar hanya untuk pelanggan berbayar. Perusahaan mengaku sedang bekerja memperbaiki celah keamanan (safeguard lapses) yang sebelumnya memungkinkan munculnya output seksual, termasuk penggambaran anak-anak yang berpakaian minim.

Baca Juga :  Anggota BRN Diserang Puluhan Oknum Ormas di Pasuruan, 1 Orang Luka Berat

Namun, komunikasi perusahaan dengan media tetap konfrontatif. Saat Reuters meminta komentar, xAI memberikan balasan yang tampaknya otomatis bertuliskan: “Legacy Media Lies” (Media Lama Berbohong).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Elon Musk melalui akun X-nya memperingatkan pengguna. Ia menyatakan bahwa siapa pun yang menggunakan Grok untuk memproduksi konten ilegal akan menghadapi konsekuensi hukum yang sama beratnya dengan mereka yang mengunggah materi ilegal tersebut secara manual.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis
150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku
May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago
Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov
Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026
Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:36 WIB

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:20 WIB

May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:07 WIB

Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Berita Terbaru

Ketahanan energi lintas benua. Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan pemerintah Korea Selatan menyepakati kerja sama strategis untuk menjamin kelancaran pasokan LNG dan produk minyak olahan guna meredam dampak penutupan Selat Hormuz. Dok: Yonhap.

INTERNASIONAL

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB

Alun-alun teknologi militer. Ukraina menawarkan kerja sama sistem nirawak dan pengalaman medan tempur kepada Jepang guna memperkuat pertahanan Tokyo di tengah perubahan peta keamanan Asia-Pasifik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB