Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, KATHMANDU — Bencana banjir bandang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tiongkok di Pegunungan Himalaya. Peristiwa ini terjadi akibat runtuhnya gletser pada akhir Agustus lalu.

Kerusakan Parah dan Jumlah Korban Hilang

Lumpur serta batuan menghancurkan pos pemeriksaan imigrasi Gyirong Port. Tim SAR mencatat setidaknya 1.386 orang tewas di wilayah Nepal.

Selain itu, sebanyak 5.130 orang masih terdaftar sebagai korban hilang di Nepal. Sementara di sisi Tiongkok, setidaknya 43 orang tewas dan 519 orang hilang. Sebanyak 2,2 juta ton puing menimbun area permukiman serta infrastruktur penting. Oleh karena itu, proses pencarian menghadapi kendala medan yang sangat berat.

Pesan Terakhir dan Penantian Keluarga Pilgrimage

Salah satu korban hilang adalah Arushi Gupta, konsultan berusia 33 tahun asal India. Arushi hendak melakukan ziarah menuju Gunung Kailash di Tibet.

Ia mengirimkan foto pos perbatasan Gyirong kepada ayahnya sebelum bencana terjadi. Sejak saat itu, panggilan dan pesan dari keluarganya tidak pernah mendapatkan tanggapan. Kendati demikian, pihak keluarga meyakini Arushi masih berlindung di tempat yang aman.

Baca Juga :  Diplomasi Beijing-Brussel: China Ajak Belgia Redam Ketegangan Dagang

Pencarian Korban Asing dan Harapan Keajaiban

Kisah serupa dialami oleh Elena Horlova, warga Ukraina berusia 42 tahun. Elena hilang bersama 46 warga Ukraina lain dalam rombongan spiritual.

Putri Elena, Vladyslava Horlova, menyerahkan sampel DNA ke pihak kepolisian Norway. Pihak keluarga dari berbagai negara terus berkoordinasi dengan kedutaan Nepal, Tiongkok, dan India. Sementara itu, otoritas berjanji akan menyampaikan informasi terbaru secara berkala. Dengan demikian, keluarga korban tetap menggantungkan harapan pada munculnya keajaiban.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS
Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS
Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang
Penarikan Total Pasukan AS dari Irak Berpacu
Petinggi Chubu Electric Mundur Usai Skandal Pemalsuan Data
Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB
Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:39 WIB

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 September 2026 - 16:35 WIB

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 September 2026 - 15:44 WIB

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 14:38 WIB

Penarikan Total Pasukan AS dari Irak Berpacu

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB