Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, BEIRUT — Serangan militer Israel kembali menghantam wilayah Lebanon Selatan. Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk enam anak-anak dan tiga perempuan, pada Senin.

Serangan Bangunan Pemukiman dan Korban Anak-Anak

Militer Israel melancarkan serangan terhadap bangunan tempat tinggal di kota Kfar Rumman. Ledakan terjadi saat anak-anak sedang bersiap untuk berangkat ke sekolah.

Tim penyelamat mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi para korban dari timbunan puing-puing bangunan. Seorang bocah berusia delapan tahun, Mustafa Farhat, kehilangan ibu dan kedua kakek-neneknya dalam insiden tersebut. Kerabat korban menegaskan bangunan yang dihantam merupakan rumah tinggal warga sipil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, serangan drone Israel secara terpisah menghantam kendaraan sipil di kota yang sama. Insiden tersebut menewaskan seorang petugas medis serta melukai dua tenaga medis lainnya. Pihak militer Israel melancarkan serangan udara ini tanpa mengeluarkan peringatan evakuasi sebelumnya.

Baca Juga :  Fair Trade: Janji Kesejahteraan Petani atau Sekadar Strategi Pemasaran Raksasa?

Penjelasan Militer Israel dan Eskalasi Perbatasan

Pihak militer Israel mengonfirmasi telah mengambil langkah-langkah untuk meminimalisasi dampak terhadap warga sipil. Namun, otoritas militer berjanji akan meninjau kembali laporan timbulnya korban dari kalangan non-kombatan.

Israel mengklaim Hizbullah meluncurkan dua drone peledak ke arah posisi pasukan Israel di area Ali al-Taher. Kawasan bukit strategis tersebut disinyalir menjadi lokasi markas bawah tanah milik kelompok Hizbullah.

Oleh karena itu, pasukan Israel meningkatkan intensitas serangan udara di wilayah utara dan barat bukit Ali al-Taher. Pejabat keamanan Lebanon memprediksi eskalasi pertempuran di kawasan selatan akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

Baca Juga :  Trump Tegaskan Tak Butuh Bantuan China Akhiri Perang Iran

Dampak Bencana Kemanusiaan dan Angka Korban Jiwa

Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat serangan Israel telah merusak fasilitas kesehatan penting. Serangan udara sebelumnya menghancurkan Rumah Sakit Ghandour di kota Nabatieh al-Fawqa.

Total korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon telah melampaui 4.300 orang sejak awal Maret lalu. Angka tersebut mencakup lebih dari 250 anak-anak, 400 perempuan, dan 130 tenaga medis.

Meski kesepakatan gencatan senjata sempat berlaku pada Juni, ketegangan militer terus meluas di kawasan perbatasan. Pasukan Israel tetap melakukan perusakan desa-desa di zona keamanan yang disepakati. Dengan demikian, kekhawatiran akan pecahnya perang skala besar di Lebanon semakin nyata.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS
Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS
Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok
Penarikan Total Pasukan AS dari Irak Berpacu
Petinggi Chubu Electric Mundur Usai Skandal Pemalsuan Data
Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB
Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:39 WIB

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 September 2026 - 16:35 WIB

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 September 2026 - 15:44 WIB

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 14:38 WIB

Penarikan Total Pasukan AS dari Irak Berpacu

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB