Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump mengklaim layak memenangi Hadiah Nobel Perdamaian 2026 menjelang pengumuman resmi Komite Senator lintas partai AS menuntut Presiden Donald Trump batalkan kesepakatan impor diesel dari Rusia karena melanggar hukum federal. Dok: Istimewa.

Donald Trump mengklaim layak memenangi Hadiah Nobel Perdamaian 2026 menjelang pengumuman resmi Komite Senator lintas partai AS menuntut Presiden Donald Trump batalkan kesepakatan impor diesel dari Rusia karena melanggar hukum federal. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Senator Partai Republik dan Demokrat mendesak Presiden Donald Trump membatalkan kesepakatan diesel Rusia.

Sikap Senat dan Pelanggaran Hukum

Tujuh senator AS menilai kesepakatan tersebut melanggar hukum federal mengenai larangan impor energi dari Rusia.

Sebab, Kongres AS secara tegas melarang impor energi Rusia untuk mencegah pendanaan perang Putin sejak 2022.

Selain itu, pemerintah tidak pernah berkonsultasi dengan Kongres sebelum mengambil keputusan sepihak tersebut.

Oleh karena itu, Senator Thom Tillis menyebut langkah Trump mengancam keselamatan warga Amerika Serikat.

Pembelaan Pemerintah dan Reaksi Internasional

Sementara itu, Menteri Keuangan Scott Bessent membela kebijakan Trump untuk menurunkan harga bahan bakar AS.

Bahkan, Scott Bessent menegaskan bahwa pemerintah menggunakan kewenangan hukum yang sah untuk menjalankan kesepakatan.

Baca Juga :  AI Elon Musk Tersandung Skandal Pornografi Anak dan Deepfake

Namun, mantan Wakil Presiden Mike Pence mengkritik keras keputusan Trump pencabutan sanksi energi Rusia tersebut.

Selain itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan keberatan langsung kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Dengan demikian, Donald Trump mengklaim kesepakatan gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina tanpa rincian.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak
Jepang Menegaskan Dukungan Mahkamah Pidana Internasional
Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda
Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia
Kelompok Houthi Menyerang Bandara Internasional Riyadh
Donald Trump Kecam Komite Nobel dan Norwegia
Gencatan Senjata Gaza: Serangan Israel Masih Berlangsung
Presiden Taiwan Lai Ching-te Tegaskan Komitmen Perdamaian

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Jepang Menegaskan Dukungan Mahkamah Pidana Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia

Berita Terbaru