Helikopter PK-IWS PT Intan Angkasa Hilang Kontak di Papua, Tim SAR Temukan Lokasi Jatuh

Rabu, 10 September 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Helikopter jatuh. Dok- Basarnas

Ilustrasi, Helikopter jatuh. Dok- Basarnas

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Helikopter AS50 milik PT Intan Angkasa dengan registrasi PK-IWS hilang kontak, Rabu (10/9/2025) pukul 11.30 WIT, saat terbang dari Bandara Ilaga menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika.

Helikopter mengangkut empat orang, termasuk pilot Eko Puja, Helikopter Landing Officer Sudiarman, dan dua penumpang lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, menyatakan tim SAR telah menemukan lokasi jatuh helikopter di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sekitar 50 mil dari Timika.

Baca Juga :  Banjir Bandang Bali Telan 2 Korban Jiwa, 4 Wilayah Lumpuh Total

Namun, cuaca buruk menunda proses evakuasi, yang direncanakan dilanjutkan Kamis (11/9/2025) pagi.

“Dari pantauan udara, helikopter masih utuh, sehingga kami optimistis seluruh penumpang bisa selamat,” kata I Wayan.

Tim SAR gabungan, termasuk helikopter PK-IWD milik PT Intan Angkasa, siap mengevakuasi penumpang segera setelah kondisi memungkinkan.

Baca Juga :  Polisi Bekuk 3 Pelaku Duel Maut Kintamani Bali, 2 Tewas Ditebas Pedang Katana

Pihak berwenang terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses evakuasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika serta instansi terkait untuk update terkini. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut
Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal
Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan
Karyawan Pabrik di Tangerang Tewas Terlindas Truk Saat Tidur di Kolong Kontainer
Polri Kerahkan 148 Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Perkuat Keamanan
Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban – Dipicu Musik DJ
Tragedi Hajatan Berdarah di Purwakarta, Korban Tewas Dihajar Usai Tolak Uang Jatah
Banjir Grobogan 2026: 16 Desa Terendam, 3.176 KK Terdampak – Aktivitas Warga Lumpuh

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:59 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 12:58 WIB

Karyawan Pabrik di Tangerang Tewas Terlindas Truk Saat Tidur di Kolong Kontainer

Minggu, 5 April 2026 - 10:26 WIB

Polri Kerahkan 148 Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Perkuat Keamanan

Minggu, 5 April 2026 - 10:00 WIB

Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban – Dipicu Musik DJ

Berita Terbaru

Imigrasi sebagai alat tawar. Washington menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo untuk memproses deportasi migran ilegal, menyatukan isu perbatasan dengan kepentingan strategis mineral kritis di Afrika. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:39 WIB