Polri Kerahkan 148 Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Perkuat Keamanan

Minggu, 5 April 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Posnews/Ist)

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Posnews/Ist)

PAPUAN, POSNEWS.CO.ID – Polri bergerak cepat merespons situasi keamanan yang semakin memanas.

Ratusan personel langsung disiapkan untuk diberangkatkan ke Papua Tengah dan Maluku Utara guna memperkuat pengamanan.

Langkah ini diambil setelah terjadi rangkaian insiden berdarah di dua wilayah tersebut, yang memicu kekhawatiran soal stabilitas kamtibmas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

148 Personel Diterjunkan, Brimob Jadi Ujung Tombak

Pengecekan kesiapan pasukan dilakukan di Mako Brimob pada Sabtu (4/4/2026), dipimpin langsung Wakapolri.

Adapun kekuatan yang disiapkan:

  • 100 personel Brimob untuk Papua Tengah
  • 20 personel Bareskrim Polri
  • 26 personel Divpropam Polri
  • 10 personel BIK Polri
  • 8 personel Itwasum Polri

Total, sebanyak 148 personel gabungan akan diberangkatkan ke Papua Tengah pada Minggu (5/4/2026) pukul 01.00 WIB menggunakan maskapai Batik Air menuju Nabire.

Baca Juga :  Harga Daging Sapi Sempat Naik, Pemprov DKI Tebar Pangan Murah di 197 Lokasi

Sementara itu, penguatan di Maluku Utara juga mulai berjalan. Sebanyak 12 personel Divpropam telah lebih dulu diberangkatkan menggunakan pesawat Beechcraft.

Konflik Berdarah di Halmahera Tengah, Rumah dan Tempat Ibadah Dibakar

Situasi memanas terjadi di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Awalnya, konflik dipicu dugaan pembunuhan warga di Desa Bobane Jaya. Namun kemudian, bentrokan meluas menjadi aksi saling serang antara warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo.

Akibatnya:

  • Korban jiwa berjatuhan
  • Rumah warga dibakar
  • Fasilitas umum dirusak
  • Bahkan satu tempat ibadah ikut dibakar

Beruntung, aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah daerah bergerak cepat hingga situasi mulai kondusif pada Jumat sore.

Di sisi lain, tragedi juga terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

Seorang anggota Polri, Juventus Edowai, tewas setelah menjadi korban penganiayaan berat oleh orang tak dikenal.

Baca Juga :  Satgas Haji Polri Tetapkan 13 Tersangka Haji Non-Prosedural, 320 Korban Rugi Rp10 Miliar

Insiden ini semakin mempertegas kondisi keamanan yang rawan di wilayah tersebut.

Polri Tegas: Keamanan Prioritas, Pelaku Diburu

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan komitmen institusinya.

β€œPolri bergerak cepat dengan menambah kekuatan personel untuk menjaga stabilitas dan menindak tegas pelaku kekerasan,” ujarnya.

Selain itu, Polri mengedepankan pendekatan humanis agar situasi tetap terkendali tanpa memperkeruh konflik.

Di tengah situasi panas, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing isu liar.

Polri mengingatkan agar warga tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi karena dapat memperkeruh keadaan.

Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap:

  • Kasus pembunuhan di Halmahera Tengah
  • Penyerangan terhadap anggota Polri di Dogiyai
  • Kesimpulan: Aparat Siaga, Situasi Masih Dipantau Ketat

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB