Helikopter PK-IWS Hilang Kontak di Papua, Basarnas Beberkan Identitas Penumpang

Kamis, 11 September 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Helikopter jatuh. Dok- Basarnas

Ilustrasi, Helikopter jatuh. Dok- Basarnas

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi mengumumkan identitas penumpang helikopter AS350B3 dengan registrasi PK-IWS yang mengalami hilang kontak di wilayah Ilaga, Timika, Papua, pada Rabu (10/9/2025).

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan helikopter tersebut milik PT Intan Angkasa. “Pada Rabu, 10 September 2025, telah terjadi hilang kontak pesawat helikopter jenis AS350B3 dengan registrasi PK-IWS,” jelas Syafii dalam keterangannya, Kamis (11/9/2025).

Identitas Penumpang Helikopter PK-IWS

Berdasarkan data manifes, helikopter itu mengangkut empat orang, yakni:

  • Eko Puji (Pilot)
  • Sudirman (HLO)
  • Antonius (Penumpang)
  • Zulviki (Penumpang)

Syafii menjelaskan helikopter PK-IWS bertugas mengangkut logistik ke daerah pedalaman bersama helikopter PK-IWD. “PK-IWS berangkat sekitar 5–10 menit setelah PK-IWD dari Ilaga menuju Timika,” ungkapnya.

Kedua helikopter sempat berkomunikasi di udara. Namun, kondisi cuaca buruk berupa angin kencang, hujan deras, dan awan tebal menyebabkan komunikasi terputus-putus. Hasilnya, PK-IWD berhasil mendarat di Timika, sementara PK-IWS dinyatakan hilang kontak.

Baca Juga :  Update Longsor Cilacap: 2 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Kejar 5 Korban Yang Hilang

Berdasarkan koordinat terakhir, helikopter PK-IWS hilang kontak di titik 4°6’1.67″ S – 137°39’44.73″ E, sekitar 7,8 NM dari Bandara Ilaga pada ketinggian 11.000 ft.

Tim SAR kemudian menemukan posisi helikopter PK-IWS dalam kondisi crash di lereng pegunungan dengan ketinggian sekitar 3.695 mdpl.

“Evakuasi korban dilaksanakan pada 11 September 2025 mulai pukul 05.30 WIT,” tegas Syafii. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran
Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak
Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu
Manggarai Barat NTT Memanas, Bentrok Dua Kelompok Berujung Pembakaran Kendaraan
Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki Dugaan Geng Motor
Heboh Ular Piton 7 Meter Telan Pria di Kepulauan Sula, Warga Belah Perut Ular
Bentrok di Bangkalan Warga Tertembak, 2 Mobil Dirusak – Ini Kronologinya
Tewas Dikeroyok Massa, Polisi Belum Pastikan Pria di Morowali Mencuri Motor

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:21 WIB

Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:08 WIB

Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:21 WIB

Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:11 WIB

Manggarai Barat NTT Memanas, Bentrok Dua Kelompok Berujung Pembakaran Kendaraan

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:10 WIB

Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki Dugaan Geng Motor

Berita Terbaru

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:21 WIB

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB