Jejak Instagram Bongkar Misteri Mozza, Teman Dekat Kini Jadi Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan kerangka Mozza Axillia Gunarsa di lereng Tol Jangli Semarang. (Posnews/Ist)

Lokasi penemuan kerangka Mozza Axillia Gunarsa di lereng Tol Jangli Semarang. (Posnews/Ist)

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Misteri hilangnya Mozza Axillia Gunarsa, perempuan asal Bergas, Kabupaten Semarang, akhirnya menemukan titik terang.

Setelah lebih dari setahun tanpa kabar, Mozza ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di lereng Jalan Tol Jangli, Tembalang, Kota Semarang, Jumat (4/9/2026).

Yang lebih mengejutkan, polisi mengungkap Mozza diduga menjadi korban pembunuhan. Seorang pria berinisial MDVA (22) yang disebut sebagai teman dekat korban telah ditangkap di wilayah Kabupaten Blora.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus tersebut sekaligus membuka kembali luka keluarga yang selama lebih dari satu tahun menunggu kepastian nasib Mozza.

Hilang Setelah Berpamitan

Mozza dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Orang tuanya kemudian membuat laporan kehilangan ke polisi pada 28 Juni 2025.

Selama berbulan-bulan, keluarga terus mencari keberadaan perempuan tersebut. Namun, petunjuk yang benar-benar membuka kasus baru muncul beberapa pekan terakhir.

Orang tua Mozza memberikan informasi kepada polisi mengenai perangkat elektronik yang masih terhubung dengan akun media sosial korban.

Petunjuk digital itu menjadi pintu masuk penyidik untuk menelusuri komunikasi terakhir Mozza.

Polisi kemudian menemukan adanya percakapan korban dengan MDVA melalui Instagram. Dari penelusuran tersebut, penyidik mengetahui korban sempat bertemu dengan pria yang kemudian menjadi tersangka.

Teman Dekat Berubah Jadi Tersangka

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan MDVA merupakan teman dekat korban.

Baca Juga :  Pencemaran Nama Baik: Ridwan Kamil Lanjutkan Laporan terhadap Lisa Mariana

Penyidik kemudian melacak keberadaannya. Polisi sebelumnya mendapatkan informasi bahwa MDVA pernah tinggal di sebuah tempat kos di kawasan Sriwijaya, Kota Semarang.

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi mengetahui pria tersebut berada di Blora.

Tim akhirnya bergerak dan menangkap MDVA di rumahnya di Kabupaten Blora. Polisi menyebut tersangka tidak melakukan perlawanan saat diamankan.

Dibunuh di Kamar Kos

Di hadapan penyidik, MDVA mengakui telah membunuh Mozza. Menurut pengakuan tersangka, pembunuhan terjadi pada 25 Juni 2025, tepat pada hari ketika korban meninggalkan rumah.

Polisi menyebut pembunuhan terjadi di kamar kos pelaku di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang setelah keduanya terlibat cekcok.

MDVA mengaku menghabisi korban dengan cara mencekik lehernya. Setelah korban meninggal, jasadnya dimasukkan ke dalam karung.

Jasad Dibuang di Lereng Tol

Usai membunuh korban, MDVA membawa jasad Mozza ke kawasan Tol Jangli, Tembalang. Tersangka kemudian menunjukkan lokasi tempat dirinya membuang jasad korban kepada polisi.

Penyidik sempat mendatangi lokasi pada malam hari. Namun, kondisi medan yang curam dan minim penerangan membuat proses evakuasi tidak memungkinkan dilakukan saat itu.

Polisi bersama tim Inafis Polrestabes Semarang dan SAR kemudian kembali ke lokasi pada Jumat siang (4/9).

Di lereng tersebut, petugas menemukan karung berisi kerangka manusia, lengkap dengan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban.

Identitas Korban Menguat

Kerangka yang ditemukan berjenis kelamin perempuan. Polisi kemudian mencocokkan sejumlah ciri dengan data Mozza.

Ciri pakaian dan tinggi badan disebut sesuai. Selain itu, keluarga mengenali tambalan gigi, struktur gigi, gigi gingsul, serta jepit rambut yang ditemukan di lokasi.

Baca Juga :  Bibit Siklon 96S Picu Gelombang Tinggi, Wisata Laut Labuan Bajo Terancam

Meski demikian, polisi tetap melakukan pemeriksaan DNA sebagai bagian dari scientific crime investigation untuk memastikan identitas korban secara ilmiah.

Kerangka tersebut kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Warga Kenang Mozza sebagai Sosok Pendiam

Di tengah terungkapnya kasus tragis tersebut, warga Desa Gebugan mengenang Mozza sebagai sosok yang baik dan pendiam.

Ketua RT setempat, Suryanto, mengatakan Mozza juga aktif mengikuti kegiatan di lingkungan dan musala.

Gambaran itu membuat kasus ini semakin menyayat hati.

Seorang perempuan muda yang dikenal baik oleh lingkungannya harus kehilangan nyawa secara tragis dan keluarganya menunggu lebih dari setahun untuk mendapatkan kepastian.

Polisi Dalami Motif Pembunuhan

Meski tersangka telah ditangkap dan lokasi pembuangan jasad ditemukan, polisi masih mendalami motif pembunuhan.

Penyidik juga terus mengumpulkan bukti untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh, termasuk hubungan korban dan tersangka sebelum pembunuhan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa laporan orang hilang tidak boleh dianggap sepele.

Petunjuk kecil, termasuk jejak digital yang masih tertinggal, dapat menjadi bagian penting dalam mengungkap perkara yang telah lama menemui jalan buntu.

Bagi keluarga Mozza, penemuan ini memang membawa kepastian pahit. Namun setidaknya, pencarian panjang mereka kini memiliki jawaban.

Mozza akhirnya ditemukan. Bukan dalam keadaan yang diharapkan keluarga, melainkan sebagai korban kejahatan yang diduga dilakukan orang dekatnya sendiri.

Polisi kini bertugas memastikan seluruh fakta terungkap dan proses hukum terhadap tersangka berjalan tuntas. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dentuman Gunung Anak Krakatau Terdengar hingga Banten dan Lampung
Antrean Ketapang Mengular 15 Km, ASDP Kerahkan Puluhan Kapal
Dokter di Dairi Disekap, Pelaku Diduga Pasien yang Pernah Berobat
DPO Penembakan di Puncak Dibekuk, JT Diduga Tembak Antonius hingga Luka
Konvoi Freeport Ditembaki di Mile 60, 3 Kendaraan Rusak Diterjang Peluru
Gunung Sinabung Level III, 374 Warga Masih Mengungsi di Karo
Cekcok Berujung Maut, Sri Lestari Dibunuh lalu Dibakar di Demak
Tagih Utang Rp20 Juta, Pria di Mesuji Ditembak hingga Luka di Dada

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:19 WIB

Dentuman Gunung Anak Krakatau Terdengar hingga Banten dan Lampung

Sabtu, 5 September 2026 - 09:00 WIB

Jejak Instagram Bongkar Misteri Mozza, Teman Dekat Kini Jadi Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 07:00 WIB

Dokter di Dairi Disekap, Pelaku Diduga Pasien yang Pernah Berobat

Jumat, 4 September 2026 - 10:19 WIB

DPO Penembakan di Puncak Dibekuk, JT Diduga Tembak Antonius hingga Luka

Jumat, 4 September 2026 - 08:14 WIB

Konvoi Freeport Ditembaki di Mile 60, 3 Kendaraan Rusak Diterjang Peluru

Berita Terbaru

AS jatuhkan sanksi baru ke Kuba untuk perparah krisis energi dan ekonomi, picu kecaman keras dari pejabat Kuba. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Kuba, Perparah Krisis Energi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:18 WIB

Norwegia sita kapal Rusia di Svalbard atas permintaan Naftogaz untuk menegakkan putusan arbitrase $4,22 miliar terkait Crimea. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Norwegia Sita Kapal Rusia di Svalbard atas Permintaan Naftogaz

Sabtu, 5 Sep 2026 - 09:13 WIB

Putin sebut ada peluang capai kesepakatan damai Ukraina, sementara Zelenskyy umumkan kunjungan negosiator AS ke Moskow dan Kyiv. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin Sebut Ada Peluang Capai Kesepakatan Akhiri Perang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 08:08 WIB