Demi Sabu dan Judol, Pemuda di Lampung Diduga Curi Motor di Belasan Lokasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Buronan Curanmor Lampung Ditembak Polisi, Diduga Beraksi di Belasan Lokasi

Buronan Curanmor Lampung Ditembak Polisi, Diduga Beraksi di Belasan Lokasi

LAMPUNG TENGAH, POSNEWS.CO.ID – Pelarian Diki Saputra (19), terduga pelaku pencurian sepeda motor lintas kabupaten di Lampung, berakhir setelah polisi menangkapnya di Tulang Bawang, Minggu (25/10/2026) dini hari.

Polisi menembak kaki pemuda asal Padang Ratu, Lampung Tengah, setelah ia disebut melawan dan berusaha kabur saat dibawa petugas.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Zaldy Kurniawan mengatakan, dalam pemeriksaan awal, Diki mengaku mencuri sepeda motor untuk membeli sabu dan bermain judi online.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersangka mengaku mencuri untuk membeli sabu dan bermain judi online. Saat petugas membawanya, tersangka melawan dan mencoba melarikan diri. Petugas kemudian mengambil tindakan tegas terukur,” kata Zaldy, Minggu (25/10/2026).

Polisi menyebut Diki sebagai salah satu buronan kasus pencurian dengan pemberatan. Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah bersama Unit Reskrim Polsek Bangun Rejo memburu tersangka.

Petugas menangkapnya sekitar pukul 03.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Tulang Bawang.

Saat diperiksa, Diki diduga mengakui keterlibatannya dalam sejumlah pencurian sepeda motor. Modusnya, pelaku merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T.

Baca Juga :  Maling Gasak Brankas Emas 1 Kg di Pinrang! Aksi Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

Polisi menyebut Diki berusaha melarikan diri saat dibawa petugas. Petugas kemudian menembak kakinya. Setelah itu, polisi membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan sebelum melanjutkan penyidikan.

Diduga Beraksi di Belasan Lokasi

Polisi menduga Diki terlibat dalam aksi pencurian di belasan lokasi. Salah satu kasus terjadi di Kampung Sidoharjo, Kecamatan Selagai Lingga, Lampung Tengah.

Dalam kejadian itu, pelaku membobol rumah Susi Susanti pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Akibatnya, korban kehilangan sepeda motor Honda CRF bernomor polisi BE 2515 GDE dan sebuah jam tangan.

Rekaman CCTV di gudang SPX yang berada di sebelah rumah korban memperlihatkan dugaan aksi tiga pelaku. Mereka diduga memanjat tembok, merusak jendela, lalu membawa kabur sepeda motor sekitar pukul 03.10 WIB.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.

Kapolres mengungkapkan, Diki diduga tidak hanya terlibat dalam satu pencurian. Berdasarkan pengakuannya kepada penyidik, kelompoknya telah beraksi di sedikitnya 15 lokasi di wilayah hukum Polres Lampung Tengah.

Lokasi yang menjadi sasaran antara lain area masjid, pasar, pertokoan, dan tempat parkir. Diki juga mengaku pernah melakukan pencurian serupa di Lampung Utara sebanyak dua kali, Tanggamus dua kali, dan Pringsewu dua kali.

Baca Juga :  Hakim PN Jember FK Dipecat Tidak Hormat, MKH Tegas Tangani Skandal Perselingkuhan

Polisi turut mendalami pengakuan Diki mengenai penggunaan sabu sebelum beraksi bersama sejumlah rekannya.

“Pengakuannya, sebelum beraksi mencuri motor, tersangka dan sejumlah rekannya mengonsumsi narkoba jenis sabu supaya berani,” ujar Zaldy.

Polisi Sita Kunci Letter T dan Sejumlah Barang Bukti

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain kunci letter T beserta empat mata kunci, senjata tajam jenis badik, pirek, pipet, korek api, satu butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, kunci L, tas selempang, jaket, serta satu unit Honda Beat Street berwarna cokelat.

Selain itu, penyidik terus mengembangkan kasus tersebut untuk menelusuri dugaan pencurian di lokasi lain. Sementara itu, polisi masih memburu dua orang berinisial U dan R yang masuk dalam daftar buronan.

Penyidik terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap aksi pencurian dan mengembalikan barang kepada para korban.

Masyarakat yang kehilangan sepeda motor dengan pola serupa dapat berkoordinasi dengan kepolisian untuk membantu proses identifikasi.

Polisi tetap perlu menguji setiap pengakuan dengan bukti dan keterangan saksi. Status hukum para terduga pelaku juga harus mengikuti proses penyidikan dan peradilan yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benda Mirip Mortir Meledak di Lapak Rongsokan Belitung, Pengepul Luka Berat
Enam Orang Tewas dalam Kecelakaan Avanza dan Fuso di Tol Terpeka
Dini Hari di Sukabumi, Sopir Ojol Ditemukan Bersimbah Darah Dekat Stasiun
Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas di Parit Sawit, Mobilnya Diduga Hendak Dijual
Selamatkan Diri dari Kejaran Tetangga, Penghulu di Probolinggo Alami 4 Luka Bacok
Gegara Utang Rp45 Ribu, Andika Tewas Usai Ditagih 3 Orang – 2 Pelaku Buron
Sengketa Tanah Warisan Berujung Maut di Pelalawan, Polisi Ciduk Adik Korban
Berawal dari Kecurigaan Ibu, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak Terungkap di Sumenep

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Demi Sabu dan Judol, Pemuda di Lampung Diduga Curi Motor di Belasan Lokasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Benda Mirip Mortir Meledak di Lapak Rongsokan Belitung, Pengepul Luka Berat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Enam Orang Tewas dalam Kecelakaan Avanza dan Fuso di Tol Terpeka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Dini Hari di Sukabumi, Sopir Ojol Ditemukan Bersimbah Darah Dekat Stasiun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas di Parit Sawit, Mobilnya Diduga Hendak Dijual

Berita Terbaru

Hiu viral Bukang-i kembali menerobos masuk ke kanal kota Busan Korea Selatan. Simak kronologi upaya evakuasi dan respon pengunjung. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Senin, 26 Okt 2026 - 06:00 WIB