Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

SALATIGA, POSNEWS.CO.ID — Malam yang semestinya menjadi waktu beristirahat yang tenang bagi keluarga Brian Damara (di Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah) seketika berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam pada Kamis (29/10/2026) dini hari.

Suasana sunyi pecah tatkala rumah yang sekaligus menjadi tempat usaha mereka disatroni oleh seorang pria tak dikenal.

Niat awal pelaku tampaknya hanya mengincar barang berharga. Setelah berhasil menggondol uang tunai dan rokok dari warung, rasa tamak membuat langkah kaki pria berusia sekitar 44 tahun asal Tembalang, Semarang, itu berlanjut masuk ke dalam rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa rasa takut, ia menyelonong ke kamar tidur anak pemilik rumah untuk mengincar telepon genggam.

Nahas, derap langkah asing tersebut membangunkan tidur lelap Brian. Alih-alih melarikan diri saat kedoknya terbongkar, pelaku justru menunjukkan gelagat yang membuat bulu kuduk merinding: ia berdiri sambil tertawa menantang.

Baca Juga :  Konflik Uang Berujung Maut, Ayah Tewas Dibantai Anak Kandung Saat Tidur

“Ketahuan saya saat dia mau mengambil HP. Dia malah tertawa-tawa, lalu memukul saya. Saya juga melawan untuk membela diri,” kenang Brian dengan nada getir saat ditemui di lokasi kejadian.

Satu Jam Bertaruh Nyawa di Ujung Pecahan Kaca

Seketika itu juga, kamar tidur berubah menjadi arena pertarungan hidup dan mati. Duel sengit tak terhindarkan dan berlangsung hingga sekitar satu jam penuh.

Dalam kondisi terdesak, pelaku yang beringas menyambar pecahan kaca untuk melukai Brian secara membabi buta.

Akibatnya, pemuda tangguh ini harus menerima kenyataan pahit berupa luka sayat yang cukup serius di sekujur lengan, ketiak, hingga kakinya.

Di tengah kesakitan dan pertarungan yang menguras tenaga, jeritan histeris sang nenek (simbah) menjadi penyelamat.

Teriakan minta tolong dan pekikan “maling” menggema di tengah gulita malam, membangunkan seluruh anggota keluarga dan seketika menyulut kepanikan warga sekitar yang berbondong-bondong keluar rumah.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Tambang Nikel Ilegal di Konawe Utara, 2 Bos Perusahaan Jadi Tersangka

Amuk Massa yang Tak Terbendung

Ketika pelaku akhirnya berhasil digiring keluar rumah, situasi berubah menjadi lautan emosi warga yang sudah memuncak.

Kemarahan yang tak terbendung akibat maraknya aksi kejahatan membuat massa menghakimi pelaku hingga meregang nyawa di lokasi kejadian sebelum aparat kepolisian sempat menjejakkan kaki di tempat perkara.

Sementara itu, di tengah hiruk-pikuk kerumunan warga yang histeris, Brian justru harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan darurat atas luka-luka robek yang mengancam nyawanya.

Sebuah malam yang merenggut rasa aman sebuah keluarga sederhana.

Langkah Tegas Aparat Penegak Hukum

Kasi Humas Polres Salatiga, Ipda Sutopo, membenarkan insiden maut tersebut. Saat ini, Satreskrim Polres Salatiga tengah menyelidiki dua kasus sekaligus: pencurian dengan pemberatan dan pengeroyokan massa.

“Kasus dugaan pencurian yang berakhir kematian ini masih dalam penyelidikan mendalam aparat Satreskrim Polres Salatiga,” pungkas Ipda Sutopo tegas. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air
Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu
Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film
481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Berita Terbaru

Tabrakan kereta cepat RENFE dan IRYO di Toledo Spanyol menewaskan 68 orang. Simak kronologi kegagalan sinyal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:40 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz sepakat bekerja sama amankan pasokan mineral kritis. Simak detail strategi de-risking kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:32 WIB