Gubernur DKI Jakarta Ingin Pendidikan Lansia Ada di Setiap Kelurahan

Kamis, 18 September 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri wisuda akbar Senior School Pintar untuk lansia di TMII, Jakarta Timur. Dok-Kominfo DKI JKT

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri wisuda akbar Senior School Pintar untuk lansia di TMII, Jakarta Timur. Dok-Kominfo DKI JKT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan dukungan penuh bagi warga lanjut usia untuk tetap menempuh pendidikan.

Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri wisuda akbar Sekolah Lansia “Senior School Pintar (SSP)” Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025).

“Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya,” tegas Pramono kepada para peserta wisuda.

Acara wisuda ini diikuti oleh 1.618 lansia, dengan wisudawati tertua berusia 87 tahun dan wisudawan tertua 80 tahun. Pemerintah bekerja sama dengan Universitas Respati Indonesia untuk menyelenggarakan pendidikan bagi lansia.

Pramono menambahkan, “Kami berharap kerja sama dengan Universitas Respati Indonesia terus berlanjut. Dukungan penuh kami berikan karena ini adalah ruang untuk menghadirkan kebahagiaan dan kehormatan bagi para lansia di Jakarta.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah Lansia Jadi Prioritas Pemprov DKI

Gubernur mengapresiasi semangat para lansia yang tetap menempuh pendidikan di usia lanjut. Ia menekankan, sekolah lansia menjadi kebutuhan penting bagi warga Jakarta ke depan.

Baca Juga :  Dilema Etika di Balik Industri Uji Klinis Global senilai $24 Miliar

Dengan populasi lansia 1.167.000 orang atau sekitar 10,6 persen dari total penduduk Jakarta, Pramono mendorong agar sekolah lansia lebih banyak hadir di setiap kelurahan.

Untuk itu, saya meminta Kepala Dinas PPAPP, Ibu Iin, agar setiap kelurahan memiliki sekolah lansia bekerja sama dengan universitas, seperti Universitas Respati Indonesia,” jelas Pramono.

Ruang Interaksi dan Kebahagiaan Lansia

Sekolah lansia menyediakan ruang interaksi sosial bagi warga lanjut usia untuk bertemu, berbagi pengalaman, dan menjaga kebahagiaan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memberikan perhatian melalui program Kartu Lansia dan fasilitas layanan transportasi umum gratis bagi lansia.

Seluruh lansia di Jakarta sekarang bisa menggunakan transportasi umum secara gratis. Namun, harus mendaftar terlebih dahulu,” ujar Pramono.

Tujuan Program Senior School Pintar

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, menjelaskan, Senior School Pintar diselenggarakan sesuai UU No. 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia dan Peraturan BKKBN No. 13 Tahun 2019 tentang Bina Keluarga Lansia.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Tambang Ilegal Merapi Rp 3 Triliun, Satu Tersangka Ditangkap

Program ini membentuk lansia tangguh, produktif, mandiri, sehat, dan bermartabat, berdasarkan Prinsip 7 Dimensi Lansia Tangguh. Materi pembelajaran mencakup kesehatan, keagamaan, sosial budaya, literasi digital, dan keterampilan lainnya.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta telah memiliki 75 sekolah lansia, terdiri dari 10 sekolah tatap muka dan 65 sekolah hybrid di Jakarta Timur.

Wisuda akbar memberikan penghargaan atas proses belajar dan memperkuat motivasi lansia untuk tetap aktif, sehat, bahagia, dan produktif di masyarakat.

Wisudawati tertua, Etty Taryono (87), mengaku bangga menyelesaikan pendidikan dan mengikuti wisuda. “Program ini membangkitkan rasa bahagia dan semangat bagi seluruh lansia. Kita masih bisa berkarya dan berkontribusi untuk negara,” ujarnya.

Wisudawan tertua lain, Siswo Subroto (80), menyatakan, “Saya mendapatkan pengalaman menarik, khususnya di bidang kesehatan dan elektronik. Semoga ilmu ini bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.”

Etty dan Siswo menilai fasilitas sekolah lansia dari kelurahan sangat memuaskan, sehingga mereka bisa belajar dengan nyaman sekaligus memperoleh pengalaman sosial yang berharga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB