569 Siswa di Garut dan 36 di Cianjur Keracunan, Pemprov Jabar Perketat Program MBG

Jumat, 19 September 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban kweracunan makanan MBG. Dok-Polres Garud

Korban kweracunan makanan MBG. Dok-Polres Garud

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Pemprov Jawa Barat bergerak cepat menangani kasus keracunan massal ratusan siswa di Garut dan Cianjur. Dugaan sementara, keracunan berasal dari santapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di Garut, 569 siswa keracunan pada 16 September 2025. Sementara di Cianjur, 36 siswa mengalami hal serupa pada 11 September 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Jabar Herman Suryatman menegaskan Dinas Kesehatan sudah diperintahkan melakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

“Kadis Kesehatan kami tugaskan mengecek penyebab keracunan agar jelas dan jadi catatan untuk perbaikan. Semua SPPG harus menjamin kesehatan lewat uji lab ketat,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Baca Juga :  Propam Periksa Petugas, Usai Pembunuhan Alvaro Tewas Bunuh Diri di Ruang Konseling

Selain itu, Dinas Sosial dikerahkan berkoordinasi dengan pemda, Badan Gizi Nasional (BGN), dan SPPG untuk memperkuat manajemen dapur di lapangan.

“Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi harus manageable. Dari sisi kesehatan hingga pengelolaan wajib higienis,” tegas Herman.

Pemprov Jabar juga menyiapkan konsolidasi dengan pihak terkait guna memperbaiki SOP pelaksanaan MBG. Mulai dari bahan makanan, pengelolaan, hingga siapa yang memasak wajib jelas.

Baca Juga :  DPR Minta MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Dinilai Tak Efektif dan Boros Anggaran

“SOP sudah ada dari BGN, tinggal dikawal dan dilaksanakan,” kata Herman.

Ia menegaskan MBG sebagai program prioritas nasional harus diawasi ketat. “Program ini bagus, tapi kalau ada kekurangan jadi bahan evaluasi. Kami mohon maaf kepada masyarakat, Pemprov Jabar ikut bertanggung jawab,” tandasnya.

Herman menutup, insiden ini jadi bahan evaluasi menyeluruh agar tidak terulang. “Kami prihatin. Ini harus dimitigasi ke depan, jangan sampai terjadi lagi,” ucapnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB