Hakim PN Jember FK Dipecat Tidak Hormat, MKH Tegas Tangani Skandal Perselingkuhan

Jumat, 26 September 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kemenangan hak protes. Pengadilan Tinggi Inggris menyatakan pelarangan kelompok Palestine Action sebagai tindakan ilegal dan tidak proporsional, memicu krisis hukum bagi kementerian dalam negeri. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Kemenangan hak protes. Pengadilan Tinggi Inggris menyatakan pelarangan kelompok Palestine Action sebagai tindakan ilegal dan tidak proporsional, memicu krisis hukum bagi kementerian dalam negeri. Dok: Istimewa

JEMBER, POSNEWS.CO.ID – Majelis Kehormatan Hakim (MKH) resmi memecat Hakim PN Jember berinisial FK secara tidak hormat. Putusan tegas itu dieksekusi Kamis (25/9/2025) setelah serangkaian sidang etik panjang yang mengungkap dugaan skandal perselingkuhan serius.

Majelis dipimpin Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Siti Nurdjanah, didampingi anggota Joko Sasmito, Sukma Violetta, dan Binziad Kadafi. Selain itu, dari Mahkamah Agung (MA) hadir Hakim Agung Yodi Martono Wahyunadi, Imron Rosyadi, dan Nani Indrawati.

“Majelis menjatuhkan sanksi berat berupa pemberhentian tidak hormat sebagai hakim,” tegas Siti Nurdjanah, Jumat (26/9/2025).

Kasus ini bermula dari laporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH). Setelah memeriksa pelapor, saksi, dan bukti, MKH memastikan FK terbukti melanggar.

Baca Juga :  Selebgram Lisa Mariana Besok Diperiksa Terkait Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

FK, yang sudah mengabdi selama 20 tahun, diduga menjalin skandal asmara dengan IN saat bertugas di PN Raba Bima, meskipun keduanya sudah berkeluarga.

MKH juga menemukan rekaman video yang menunjukkan kemesraan mereka. Selain itu, FK disebut memiliki hubungan gelap lain selama dua tahun.

Lebih parah, FK dilaporkan melakukan pelecehan seksual di PN Raba Bima. Ketika berpindah ke PN Jember, dugaan perilaku serupa kembali muncul, termasuk hubungan dengan perempuan bersuami dan seorang mahasiswi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sidang pembelaan, FK membantah semua tuduhan. Ia menegaskan video itu bukan bukti perselingkuhan dan beberapa laporan lama sudah diselesaikan. Namun, empat saksi kunci, termasuk istrinya sendiri, justru memperkuat dugaan pelanggaran.

Baca Juga :  Polri Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Judi Online, Narkoba, dan Penyelundupan

Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) sempat membela FK, menyebut hubungannya sebatas kerja profesional. Namun, majelis MKH menolak pembelaan tersebut. “Perilaku FK berulang, tidak pantas, dan merusak nama baik peradilan,” tegas majelis.

MKH menegaskan tidak ada alasan meringankan. FK dicopot dari jabatannya, terbukti melanggar Pasal 7 hingga Pasal 11 Peraturan Bersama MA-KY tentang Kode Etik Hakim.

Hingga September 2025, KY telah merekomendasikan pemecatan 12 hakim di berbagai daerah karena pelanggaran etik, termasuk perselingkuhan, pungli, dan pelecehan. Kasus FK menjadi salah satu yang paling mencoreng karena laporan berulang sejak 2018. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB