Belanda Kembalikan 30 Ribu Fosil dan Artefak Jawa, Prabowo Teken Kesepakatan di Den Haag

Sabtu, 27 September 2025 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto bersama Ratu Máxima dan Raja Willem-Alexander dalam pertemuan bilateral di Belanda. Dok: Sekpres

Prabowo Subianto bersama Ratu Máxima dan Raja Willem-Alexander dalam pertemuan bilateral di Belanda. Dok: Sekpres

DEN HAAG, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto sepakat dengan Raja Belanda Willem-Alexander untuk mengembalikan 30 ribu fosil dan artefak Jawa bersejarah ke Indonesia.

Kesepakatan bersejarah itu lahir dalam pertemuan di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Jumat (26/9/2025).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, Prabowo bersama Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima membahas isu penting.

Topik yang diangkat mencakup penguatan hubungan bilateral, kerja sama strategis, hingga kepastian Belanda mengembalikan ribuan benda bersejarah milik Indonesia.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Nasional dan Internasional, Rp80 Miliar Disita

Menurut Teddy, momen itu bukan sekadar pertemuan seremonial. Pertemuan tersebut menunjukkan tekad kedua pemimpin negara untuk mempererat kerja sama di masa depan.

Lebih jauh, ia menyebut kesepakatan pengembalian artefak menjadi simbol persahabatan Indonesia dan Belanda yang terus berlanjut.

“Pertemuan ini mencerminkan komitmen bersama memperluas kerja sama di berbagai bidang sekaligus menjaga tradisi persahabatan kedua negara,” tegas Teddy.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan Prabowo dengan Raja Willem dan Ratu Máxima sekaligus menutup rangkaian kunjungan kerja di Belanda. Seusai acara, Prabowo bertolak dari Bandara Internasional Schipol, Amsterdam.

Baca Juga :  Kasus Balita Meninggal karena Cacingan, Menko PMK Desak Perkuat Posyandu

Tampak melepas Prabowo di bawah tangga pesawat, Director of the Protocol and Host Country Department Kementerian Luar Negeri Belanda Gabriella Sancisi dan Aide-de-Camp to His Majesty the King, Letkol Tienka Campenhout.

Duta Besar RI untuk Belanda, Mayerfas, serta Atase Pertahanan KBRI Den Haag, Kolonel Navy (P) Rikrik Permadi Sobana, juga hadir dalam pelepasan itu. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB